Kenali Gejala Flu Singapura pada Anak dan Cara Menanganinya
ยทwaktu baca 4 menit

Flu singapura adalah gangguan infeksi yang biasa dialami oleh anak-anak. Gejala flu singapura biasanya akan berkembang beberapa hari setelah terjadinya infeksi.
Flu singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Coxsackievirus. Infeksi biasanya menyebar melalui kontak serta paparan cairan tubuh penderita.
Infeksi virus ini akan mengakibatkan munculnya ruam di tangan, kaki, dan mulut. Karena menyebabkan ruam di tangan, kaki, dan mulut, flu singapura juga biasa disebut dengan hand, foot, and mouth disease.
Meskipun bukanlah penyakit yang mematikan, flu singapura perlu ditangani. Dengan mengetahui gejala flu singapura pada anak, orang tua dapat memberikan langkah penanganan yang tepat untuk mengatasi penyakit ini.
Gejala Flu Singapura Pada Anak
Dikutip dari jurnal Hand Foot And Mouth Disease oleh Amanda M. Guerra, dkk, gejala utama dari flu singapura adalah munculnya bintik-bintik kemerahan di sekitar kaki dan tangan. Di mulut, luka ruamnya tampak seperti sariawan.
Tergantung pada warna kulit, ruam mungkin akan tampak kemerah, putih atau abu-abu. Selain itu, anak juga akan merasakan beberapa gejala lainnya, seperti:
Damam
Sakit tenggorokan
Nyeri ringan pada sariawan
Rewel pada bayi dan balita
Lemas dan pegal linu
Kehilangan nafsu makan
Gejala flu singapura pada anak biasanya terjadi setelah 3-6 hari setelah infeksi pertama. Pada periode awal, anak mungkin akan mengalami demam dan rasa nyeri di tenggorokan.
Anak juga akan merasakan perasaan tidak nyaman dan tidak enak badan. Pada periode ini pula, anak mungkin akan kehilangan nafsu makan.
Sekitar 1-2 hari setelah demam dimulai, luka kecil menyakitkan akan muncul bagian mulut atau tenggorokan. Biasanya luka ini timbul di sekitar lidah, gusi, dan bagian dalam pipi. Setelah itu, ruam di tangan dan kaki akan mulai berkembang.
Pada beberapa kasus, luka bisa timbul di belakang mulut atau tenggorokan bisa menyebabkan herpangina. Herpangina adalah gangguan infeksi virus yang ditandai dengan sariawan di bagian dalam mulut.
Flu singapura bukanlah penyakit yang mengancam jiwa. Meskipun demikian, penyakit ini memiliki gejala yang sangat mengganggu, sehingga flu singapura sebaiknya segera diobati.
Selain itu, flu singapura juga dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi, mulai dari dehidrasi hingga ensefalitis atau kelumpuhan.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Terkena Flu Singapura?
Jika anak terdiagnosis mengidap penyakit flu singapura, cobalah untuk melakukan langkah-langkah penanganan untuk mengurangi gejalanya yang mengganggu.
Hingga kini, belum ada pengobatan flu singapura yang dirancang khusus untuk menangani penyakit ini. Namun, orang tua bisa melakukan beberapa langkah untuk meredakan gejala. Berikut berbagai cara menangani flu singapura.
1. Minum Obat Pereda Nyeri dan Demam
Salah satu cara meredakan gejala flu singapura adalah dengan mengonsumsi obat analgesik atau pereda nyeri dan demam, seperti asetaminofen, ibuprofen, dan lain-lain. Obat-obat ini dapat mengurangi nyeri serta menurunkan demam pada anak.
Orang tua perlu berhati-hati dalam memberikan obat pereda nyeri. Pastikan dosis yang diberikan sesuai dengan aturan pakai atau anjuran dokter.
2. Berkumur dengan Air Garam
Berkumur dengan air garam mampu mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh sariawan di mulut. Cara berkumur dengan air garam sangatlah mudah.
Campurkan 1/2 sendok teh garam dengan air hangat kemudian gunakan untuk berkumur. Hindari penggunaan obat kumur yang bisa mengiritasi luka terbuka dalam mulut.
3. Perbanyak Konsumsi Air
Salah satu komplikasi dari flu singapura adalah dehidrasi. Maka dari itu, anak yang menderita flu singapura dianjurkan untuk mengonsumsi banyak cairan.
Pilihlah air alih-alih jus atau soda yang dapat mengiritasi mulut. Guna meredakan rasa sakit di dalam mulut, cobalah untuk minum air dingin.
4. Makan Makanan Bergizi dan Padat Nutrisi
Selama mengalami infeksi, penting untuk meningkatkan sistem imun tubuh anak. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, hal ini akan membantu tubuh anak dalam melawan penyakit infeksi tersebut.
Hindari makanan minuman asam atau pedas, seperti buah jeruk, tomat, cabai, karena dapat mengakibatkan iritasi pada luka terbuka dalam mulut.
Apakah Flu Singapura pada Anak Bisa Sembuh Sendiri?
Penyakit flu singapura pada dasarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Penyakit ini biasanya akan sembuh dalam kurun waktu 5-14 hari tanpa penanganan medis tertentu.
Untuk mempercepat penyembuhannya, orang tua bisa mencoba cara-cara yang telah dijelaskan sebelumnya.
Meskipun jarang terjadi, tetapi jika anak menunjukkan gejala flu singapura yang serius dan berpotensi menimbulkan komplikasi penyakit berbahaya, anak sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat.
Anak juga perlu segera mendapatkan penanganan medis jika mereka berusia di bawah 6 bulan, memiliki sistem imun tubuh yang lemah, serta merasakan gejala yang menyakitkan dan tidak tertahankan.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa nama lain dari flu singapura?

Apa nama lain dari flu singapura?
Flu singapura biasa juga disebut dengan hand, foot, and mouth disease.
Apa penyebab flu singapura?

Apa penyebab flu singapura?
Flu singapura disebabkan oleh virus Coxsackievirus.
Berapa lama flu singapura sembuh?

Berapa lama flu singapura sembuh?
Penyakit ini biasanya akan sembuh dalam kurun waktu 5-14 hari tanpa penanganan medis tertentu.
