Kenali Gejala Stroke Ringan dan Cara untuk Mengobatinya

Konten Media Partner
4 November 2022 14:19
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Apa saja gejala-gejala stroke ringan? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Apa saja gejala-gejala stroke ringan? Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Stroke sering disebut juga dengan istilah the silent killer. Ini karena penyakit tersebut berpotensi membunuh secara diam-diam akibat kelumpuhan otak. Ada beberapa gejala stroke ringan yang perlu diwaspadai salah satunya adalah otot yang mulai mengalami kelemahan.
ADVERTISEMENT
Stroke ringan dapat diobati dengan beberapa kondisi, mulai dari berolahraga, perbanyak makan buah dan sayur, hingga meningkatkan kontrol. Ingin tahu lebih lengkap apa saja gejala stroke ringan dan cara untuk mengobatinya? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.

Gejala Stroke Ringan

Gejala-gejala stroke ringan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Gejala-gejala stroke ringan. Foto: Unsplash
Stroke dapat terjadi ketika suplai darah ke bagian otak berkurang akibat penyumbatan atau ketika pembuluh darah di otak pecah. Potensi munculnya serangan stroke dapat terjadi secara tiba-tiba, sehingga harus ditangani sesegera mungkin.
Menurut data Kementerian Kesehatan RI, 80% masyarakat Indonesia tidak mengetahui gejala stroke, penanganannya sering kali terlambat. Padahal, perawatan cepat dapat mengurangi kerusakan otak yang akan disebabkan oleh stroke.
Stroke ringan (transient ischemic attack) sendiri mempunyai gejala yang cukup identik dengan penyakit stroke pada umumnya yang sering muncul secara tiba-tiba. Namun perlu diketahui bahwa gejala stroke ringan hanya akan muncul pada beberapa saat dan akan menghilang dengan sendirinya.
ADVERTISEMENT
Laman Mayo Clinic juga menyebutkan bahwa sekitar 1 dari 3 orang yang mengalami TIA akan mengalami stroke. Adapun sekitar setengah dari jumlah tersebut mengalami stroke dalam waktu satu tahun setelah serangan TIA muncul
Gejala stroke ringan yang kebanyakan dialami adalah adanya gangguan pada masalah indra hingga saraf. Lantas, apa saja gejala stroke ringan yang perlu diwaspadai? Menurut laman National Institutes of Health dan MedlinePlus, berikut beberapa informasinya.
  • Perubahan pada indra pendengaran, penglihatan, rasa, dan sentuhan
  • Perubahan pada mental, mulai dari kebingungan, kehilangan ingatan, kesulitan menulis atau membaca, berbicara atau memahami orang lain
  • Pusing dan kehilangan keseimbangan dengan tiba-tiba
  • Otot mengalami kelemahan, mati rasa, atau kelumpuhan pada bagian satu sisi tubuh terutama di bagian wajah, lengan dan juga kaki
  • Kesulitan ketika berbicara sehingga artikulasi tidak jelas maupun tidak bisa bicara sama sekali
  • Mengalami sakit kepala yang parah dan penyebabnya tidak diketahui
  • Munculnya perasaan mual dan muntah secara terus-menerus
  • Kesulitan untuk menelan makanan
ADVERTISEMENT
Meskipun gejala stroke ringan terjadi hanya sementara dan dapat hilang, tetap saja disarankan untuk mendapatkan pertolongan pertama dan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang memadai.
Hal itu merupakan salah satu cara untuk mencegah penyakit stroke ringan supaya tidak berkembang dan mengakibatkan jaringan otak secara permanen.

Cara Mengobati Gejala Stroke Ringan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, gejala stroke ringan yang dirasakan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter. Tujuannya agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat untuk mengatasi perkembangan stroke.
Menyadur laman WebMD, dokter akan menanyakan gejala dan berapa lama gejala stroke ringan tersebut terjadi. Tidak hanya itu, dokter juga akan melihat riwayat kesehatan serta penyakit yang pernah diderita.
Cara mengobati gejala stroke ringan dengan obat-obatan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Cara mengobati gejala stroke ringan dengan obat-obatan. Foto: Unsplash
Usai memastikan bahwa gejala yang dirasakan mengarah pada stroke ringan, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik. Nantinya, dokter dapat menentukan metode pengobatan yang tepat.
ADVERTISEMENT
Bagaimana cara mengobati gejala stroke ringan? Menurut laman Stroke Foundation, berikut informasinya.

1. Mengonsumsi obat-obatan

Stroke ringan dapat diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan yang disarankan oleh dokter. Lebih jelas, berikut beberapa obat-obatan yang dapat dikonsumsi.
  • Antiplatelet untuk mencegah gumpalan darah, seperti aspirin, clopidogrel, atau dipyridamole.
  • Obat statin, seperti atorvastatin, simvastatin, dan rosuvastatin, untuk mengurangi kadar kolesterol, terutama bagi penderita kolesterol tinggi.
  • Antikoagulan, seperti warfarin atau heparin, sebagai obat pengencer darah untuk mencegah gumpalan darah yang terkait dengan fibrilasi atrium.
  • Obat tekanan darah, seperti ACE inhibitor, beta blockers, calcium channel blockers, atau thiazide diuretik, untuk mengontrol tekanan darah, terutama bagi penderita hipertensi.

2. Menurunkan tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dengan baik dapat menjadi faktor terbesar yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke ringan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga tekanan darah agar tidak melonjak tinggi. Umumnya, tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg.
ADVERTISEMENT
Selain mengonsumsi obat-obatan tekanan darah tinggi, cara menjaga tekanan darah adalah dengan mengonsumsi buah, sayuran, hingga mengurangi konsumsi garam atau makanan yang asin.

3. Rutin berolahraga

Cara mengobati stroke ringan lainnya adalah rutin untuk berolahraga atau menggerakkan tubuh sesering mungkin. Sebab, olahraga memiliki peranan penting untuk menurunkan berat badan dan menjaga stabilnya tekanan darah.
Adapun beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan, yakni jalan kaki, jogging, berenang, bersepeda, latihan fisik, hingga gym.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Seperti apa gejala awal stroke?
chevron-down
Apa saja gejala dari stroke ringan?
chevron-down
Bagaimana cara mengobati stroke ringan?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020