Korban Hilang Akibat Terbakarnya KM Izhar Bertambah Jadi 6 Orang

Korban hilang akibat terbakarnya KM Izhar di perairan Bokori, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat malam (16/8)), bertambah menjadi 6 orang.
Sebelumnya, berdasarkan data dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari, korban yang dinyatakan hilang ada empat orang. Namun, pada hari kedua pencarian, korban hilang dinyatakan bertambah dua orang lagi, sehingga total menjadi 6 orang.
Identitas kedua korban yang dinyatakan hilang adalah Yeri dan Faisal. Sementara 4 korban yang sebelumnya dinyatakan hilang belum diketahui identitasnya.
"Awalnya, sejak kemarin hingga pagi tadi, korban dinyatakan hilang baru 4 orang, kemudian bertambah lagi jadi dua orang, jadi total yang dinyatakan hilang menjadi 6 orang," jelas Kepala Seksi Operasi Basarnas Kendari, Hidayat, kepada wartawan, Minggu (18/8).
Informasi adanya tambahan dua penumpang yang hilang berasal dari keluarga korban yang mengadu ke Basarnas bahwa anggota keluarga mereka yang menumpangi kapal tersebut belum ditemukan.
"Kami memang membuka posko, untuk menampung aduan keluarga korban," imbuhnya.
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban hilang terus dilakukan. Basarnas Kendari dan pihak terkait juga menurunkan tim penyelam. "Rencana sore ini, kami akan melakukan penyelaman, dengan jumlah 8 orang yang melakukan penyelaman," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, KM Izhar yang bertolak dari Kendari, Sultra, menuju Salabangka, Sulawesi Tengah (Sulteng), terbakar di perairan Bokori, Jumat malam (16/8). Akibat peristiwa tersebut, 7 orang meninggal dunia, 6 orang dinyatakan hilang dan 61 lainnya selamat.
