Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sejumlah Penumpang Kapal Terbakar di Sultra Belum Ditemukan

kendarinesiaverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal penumpang KM Izhar yang terbakar di sekitar pulau Bokori, Foto: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Kapal penumpang KM Izhar yang terbakar di sekitar pulau Bokori, Foto: Istimewa.

Beberapa penumpang kapal KM Izhar, yang terbakar diperairan Bokori, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat malam (16/8), masih dikabarkan hilang.

Polisi, dibantu warga hingga pukul 03.50 WITA, masih melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan desa setempat. Belum diketahui pasti jumlah penumpang  yang hilang.

"Sementara masih ada yang sedang mencari ini pak. Ada penumpang yang hilang, belum ditemukan," jelas Kepala Desa Tapulaga, Marhaban, kepada kendarinesia, Sabtu (17/8).

"Belum ditau (jumlah penumpang yang hilang), kalau yang di evakuasi di Desa Tapulaga, saat ini ada sekitar 40 orang, dengan yang meninggal," sambungnya.

kumparan post embed

Marhaban bilang, untuk penumpang yang dievakuasi ke Desa Tapulaga, ada tiga orang meninggal. Jumlah itu dipredisksi masih bisa bertambah, sebab, beberapa penumpang juga dievakuasi ke desa lain, seperti Desa Bajo, Bajo Indah dan Bokori.

"Tidak tau kalau didesa lain, apakah ada yang meninggal atau tidak," katanya.

Marhaban menjelaskan, kondisi kapal saat ini masih terbakar, setidaknya hingga pukul 03.50 WITA. Namun, kondisi api sudah mulai mengecil.

"Di kapal masih kelihatan menyala, tapi sudah mengecil. Belum ada yang berani mendekat ke kapal, belum ditau juga ada orang atau tidak dikapal, warga belum berani mendekat," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kapal KM Izhar rute Kendari, Sultra, menuju Kaleroan - Salabangka, Sulawesi Tengah (Sulteng), terbakar diperairan Bokori, Kabupaten Konawe, Sultra. Tiga orang penumpang yang dievakuasi ke Desa Tapulaga, meninggal dunia.

Wiwid Abid Abadi