Sultra Sepekan: Buaya 3 Meter Ditangkap hingga 2 Pasien Corona Meninggal

Barangkali anda belum sempat membaca peristiwa maupun cerita yang terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra) selama sepekan periode 12-18 April 2020.
Berikut redaksi kendarinesia merangkum berita pilihan dalam sepekan biar kamu tidak ketinggalan informasi dan tak termakan informasi bohong alias hoaks:
1. Buaya Sepanjang 3 Meter Ditangkap Warga Bombana, Sultra
Warga Desa Biru, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap seekor buaya sepanjang tiga meter dengan lingkaran badan 55 cm.
Buaya itu ditemukan warga di pinggiran sawah, dengan kondisi terhimpit pohon. Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra Laode Kaida, yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melepasliarkan buaya tersebut.
2. Dampak Corona, 978 Pekerja di Sultra Dirumahkan
Virus corona (COVID-19) terhadap dunia usaha semakin terasa dampaknya. Setidaknya, sebanyak 35 perusahaan di Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa merumahkan pekerjanya.
Akibatnya, sebanyak 978 orang pekerja dirumahkan dari 35 perusahaan yang terdampak akibat penyebaran pandemi Virus Corona. Bahkan 1 pekerja mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK).
3. Tiga Pasien Positif Corona di Sultra Dinyatakan Sembuh
3 orang warga Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sebelumnya dinyatakan positif terjangkit virus corona atau COVID-19, kini dinyatakan telah sembuh.
Dengan sembuhnya 3 orang pasien positif corona, menjadikan total kasus sembuh di Sultra hingga saat ini menjadi 4 orang.
4. 8 Kasus Baru Positif Corona di Sultra, 7 Di Antaranya Polisi
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra), dr La Ode Rabiul Awal mengumumkan penambahan 8 kasus baru positif virus corona atau COVID-19 di Sultra pada Rabu (15/4).
Dari delapan kasus baru ini, tujuh diantaranya dari kluster yang sama. Ketujuhnya adalah anggota Polri yang menempuh pendidikan di Sukabumi, Jawa Barat.
5. 2 Pasien Corona di Sultra Meninggal Dunia: 1 Berstatus PDP, 1 Positif
Dua pasien virus corona atau COVID-19 di Kota Kendari, Sultra meninggal dunia. Seorang pasien laki-laki yang meninggal tersebut terkonfirmasi positif, sedangkan seorang perempuan yang juga meninggal berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) corona.
Pasien berstatus PDP yang meninggal dunia diketahui memiliki penyakit penyerta yaitu kanker, dan mempunyai riwayat perjalanan ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
๐ ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐๐ค๐ก๐ก๐ค๐ฌ ๐ ๐๐ฃ๐๐๐ง๐๐ฃ๐๐จ๐๐ ๐๐ ๐๐ฃ๐จ๐ฉ๐๐๐ง๐๐ข @๐ ๐๐ฃ๐๐๐ง๐๐ฃ๐๐จ๐๐ ๐๐๐ฃ ๐ ๐ก๐๐ ๐ฉ๐ค๐ข๐๐ค๐ก '๐๐๐๐๐' ๐ช๐ฃ๐ฉ๐ช๐ ๐ง๐๐๐๐ข ๐๐ฃ๐๐ค๐ง๐ข๐๐จ๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐ง๐๐ ๐ก๐๐๐ฃ๐ฃ๐ฎ๐ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ฉ๐๐ง๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ช๐ก๐๐ฌ๐๐จ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐๐ง๐.
