Pemberdayaan Petani Kemukus melalui Penerapan Ajir Hybrid oleh Mahasiswa KKN UMY

Mahasiswa/i KKN UMY periode 2026
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN Reg-078 UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Upaya Mendukung Budidaya Kemukus di Samigaluh
Tanaman kemukus menjadi salah satu komoditas yang memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat di wilayah perbukitan Kulon Progo. Namun, dalam praktik budidayanya petani masih menghadapi beberapa kendala, terutama terkait penopang tanaman agar dapat tumbuh stabil dan menghasilkan produksi yang optimal.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Reguler Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kelompok 78 mengadakan kegiatan pemberdayaan petani melalui pengenalan media tanam ajir hybrid di Padukuhan Tulangan, Kalurahan Ngargosari, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang petani dan warga setempat yang tertarik mempelajari teknik budidaya kemukus yang lebih efektif.
Pengenalan Media Tanam Ajir Hybrid
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai fungsi ajir sebagai penopang tanaman sekaligus memperkenalkan konsep ajir hybrid. Metode ini mengombinasikan beberapa jenis ajir sehingga penopang tanaman menjadi lebih kuat dan stabil.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi bersama warga mengenai pengalaman mereka dalam membudidayakan tanaman kemukus. Para peserta berbagi cerita tentang berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari pertumbuhan tanaman hingga cara menjaga kestabilan batang tanaman.
Berbagi Pengetahuan Bersama Narasumber
Untuk memperkaya materi yang disampaikan, kegiatan ini juga menghadirkan Mas Heri, Ketua Desa Wisata Widosari, sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa tanaman kemukus memiliki potensi untuk terus dikembangkan apabila didukung dengan teknik budidaya yang tepat.
Menurutnya, inovasi sederhana seperti penggunaan ajir hybrid dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu petani meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman.
Bagian dari Upaya Pemberdayaan Masyarakat
Melalui penerapan media tanam ajir hybrid, tanaman kemukus diharapkan memiliki penopang yang lebih kuat sehingga dapat tumbuh lebih optimal. Metode ini juga relatif mudah diterapkan oleh petani sebagai alternatif dalam meningkatkan produktivitas tanaman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN UMY dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian. Selain memberikan pengetahuan baru bagi petani, kegiatan ini juga menjadi pengalaman belajar bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung kondisi dan potensi pertanian di masyarakat.
Mahasiswa KKN, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
