Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 20 Triliun untuk Kebutuhan Nataru
·waktu baca 2 menit

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan uang tunai Rp 20 triliun selama bulan ini. Alokasi tersebut sebagai antisipasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Direktur Operation Bank Mandiri, Toni EB Subari, mengatakan memproyeksikan adanya kenaikan pengisian ATM seiring dengan peningkatan transaksi masyarakat selama nataru. Adapun uang yang dialokasikan Bank Mandiri tahun ini meningkat 19 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
“Kami memperkirakan transaksi nasabah pada periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022 akan mengalami peningkatan. Untuk itu, seluruh kantor cabang kami pun juga akan tetap beroperasi normal untuk melayani nasabah,” kata Toni dalam keterangan resmi, Minggu (12/12).
Toni juga mengatakan pihaknya telah mengantisipasi puncak transaksi nasabah baik di ATM maupun EDC pada Nataru 2022. Saat ini, total ATM Bank Mandiri yang beroperasi tercatat sebanyak 13.040 mesin yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima, dan Visa/Plus di seluruh Indonesia.
“Transaksi pada mesin EDC diperkirakan juga akan mengalami peningkatan pada periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022, mengingat adanya pembagian THR untuk karyawan yang merayakan Hari Raya Natal serta event Hari Belanja Nasional (Harbolnas),” jelas Toni.
Mengantisipasi hal tersebut, lanjut Toni, Bank Mandiri telah menyediakan jaringan EDC yang digunakan oleh lebih dari 180.000 mitra merchant untuk mendukung transaksi non tunai nasabah.
Selain itu, Toni juga mengatakan Bank Mandiri telah menyiapkan jaringan elektronik banking, seperti super app Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri, SMS Banking, serta Call Center 14000 untuk membantu nasabah melakukan transaksi keuangan.
“Aplikasi Livin’ by Mandiri hadir dengan fitur-fitur baru seperti pembukaan rekening tabungan perdana yang dilengkapi dengan teknologi terbaru face recognition dan liveness yang memungkinkan calon nasabah membuka rekening secara online tanpa melakukan panggilan video dengan agen atau petugas bank,” lanjutnya.
