Kumparan Logo

Bayar Iuran BPJS Kesehatan Bisa Autodebet Pakai Aplikasi Mobile JKN

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi BPJS Kesehatan. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi BPJS Kesehatan. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

BPJS Kesehatan mengembangkan pembayaran iuran melalui metode autodebet nonbank. Dalam autodebet nonbank ini, pembayaran‎ dilakukan melalui aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso, menyampaikan bahwa hal itu dilakukan untuk ‎mempermudah masyarakat yang tidak memiliki rekening bank, atau di daerahnya tak ada layanan perbankan.

"Perserta JKN-KIS tidak perlu repot untuk datang‎ ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan maupun bank untuk mendaftarkan autodebet iurannya. Peserta dapat mendaftarkan autodebet iurannya melalui uang elektronik mobile cash," katanya di Kantor BPJS Kesehatan, Senin (29/4).

Dia menyebut, terdapat 2 jenis layanan pendaftaran autodebet yang bisa diakses melalui Mobile JKN, yakni autodebet bank melalui Bank Mandiri, dan nonbank melalui mobile cash yang tersedia dalam aplikasi.

Peluncuran Autodebet Iuran melalui Mobile JKN di Kantor BPJS Kesehatan. Foto: Resya Firmansyah/kumparan

Adapun metode pengisian saldo rekening bank dalam Mobile JKN dapat dilakukan melalui e-channel perbankan maupun ATM bersama.‎ Sedangkan saldo nonbank dapat dilakukan di channel Payment Point Online Banking (PPOB) seperti PT Pos, Alfamart, hingga jejaring Apotek Sanafarma.

"Dengan menggunakan layanan autodebet ini, peserta akan memperoleh banyak manfaat. Peserta dapat melakukan pembayaran iuran sesuai kemampuan, terhindar dari potensi risiko denda pelayanan akibat terlambat membayar, dan beberapa channel memberikan program promo menarik," beber Kemal.

Dia menjelaskan dalam pengembangan metode pembayaran itu, BPJS Kesehatan menggandeng PT Finnet Indonesia. Finnet Indonesia merupakan perusahaan penyedia infrastruktur teknologi informasi, aplikasi, dan konten bagi industri perbankan dan jasa keuangan.

"Pengembangan metode pembayaran ini, selain untuk memberikan kemudahan dan kepastian dalam pembayaran iuran, juga menjawab perkembangan digitalisasi industri keuangan," katanya.