BI Luncurkan QR Cross Border: WNI Bisa Belanja di Thailand Pakai Rupiah

23 Agustus 2021 14:48
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pembeli membayar dengan metode scan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di warung KE Angkringan, Ampera, Jakarta, Jumat (30/7/2021). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pembeli membayar dengan metode scan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di warung KE Angkringan, Ampera, Jakarta, Jumat (30/7/2021). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Bank Indonesia (BI) dan Bank of Thailand (BOT) telah resmi meluncurkan piloting sistem pembayaran QR Antarnegara. Dengan adanya QR Antarnegara ini, turis asal Indonesia yang berlibur ke Thailand tidak perlu lagi membawa uang cash untuk bertransaksi. Begitu juga sebaliknya, turis Thailand yang berkunjung ke Indonesia juga tidak perlu menukar uang cash namun cukup dengan memindai QR Code saat bertransaksi.
ADVERTISEMENT
“Tinggal HP ditempelin, mau ke Thailand, ke Malaysia, ke negara lain kalau mau Umrah, naik Haji enggak usah tukar-tukar (uang tunai) langsung ditempel,” ujar Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Filianingsih Hendarta dalam Taklimat Media, Senin (23/8).
Menurut Filianingsih, selain menawarkan kepraktisan, adanya QR Antarnegara ini juga membuat biaya transaksi semakin murah. Filianingsih mengeklaim biaya transaksi di QR Antarnegara ini lebih murah ketimbang biaya yang dibebankan pada turis apabila menukar uang di money changer. Termasuk juga lebih murah ketimbang melakukan tarik tunai di ATM di luar negeri.
Tidak hanya itu, adanya QR Antarnegara ini juga membuat wisatawan tidak perlu repot-repot membawa kartu kredit. Belum lagi wisatawan harus melapor dulu ke bank penerbit agar kartu kredit bisa digunakan di luar negeri.
ADVERTISEMENT
“Kalau pakai QRIS ini pasti lebih murah. Kalau tuker di money changer luar negeri ada fee-nya. Kalau di ATM ada biayanya. Kalau pake kartu kredit harus telpon penerbitnya kita mau ke luar negeri. Kalau QRIS ini enggak usah mikir. Kalau mau berangkat, berangkat aja yang penting isi saldonya,” ujarnya.
Menurut Filianingsih, wisatawan hanya perlu memindai QR yang tersedia dengan aplikasi Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP), kemudian transaksi pun akan langsung dikonversikan ke mata uang yang dituju.
Adapun dalam fase piloting ini, ada beberapa PJP yang ikut berpartisipasi antara lain Bank Sinarmas, Bank Mega, Bank Syariah Indonesia, Bank Permata, Maybank, Telkom Indonesia, Shopeepay, LinkAja, DANA, Bank CIMB Niaga dan Bank Mandiri.
Piloting ini juga didukung oleh empat operator switching dari Indonesia yaitu RAJA (Rintis, Artajasa, Jalin, dan Alto) , National ITMX (NITMX) serta operator sistem pembayaran dari Thailand, dan bank ACCD yang terdiri Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dari Indonesia, dan Bangkok Bank (BBL), Bank Ayudhya (Krungsri), dan CIMB Thai Bank (CIMBT) dari Thailand.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya belanja langsung ke negara tetangga, Filianingsih mengatakan nantinya sistem ini juga bisa digunakan di e-commerce. Artinya, masyarakat Indonesia bisa berbelanja di e-commerce Thailand begitu juga sebaliknya. Pembayarannya pun akan lebih mudah dengan adanya QR Antarnegara ini.
Tidak hanya dengan Thailand, Filianingsih mengatakan pihaknya tengah menjajaki kerja sama serupa dengan Malaysia dan Arab Saudi. “Setelah dengan Thailand, lalu Malaysia. Sudah ada beberapa negara di ASEAN yang berminat juga kerja sama untuk QRIS cross border. Berikutnya akan keluar dari ASEAN,” tandasnya.