kumparan
21 September 2019 13:49

Blue Bird Incar Ekspansi Bisnis ke Ibu Kota Baru

BYD e6 jadi armada taksi listrik Blue Bird. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
Perusahaan transportasi umum Blue Bird mengaku berminat untuk melakukan ekspansi bisnis ke ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
ADVERTISEMENT
Chairman Blue Bird Group Holding, Bayu Priawan Djokosoetono, menyebut ibu kota baru diproyeksikan memiliki market cukup bagi pengembangan bisnis Blue Bird. Namun dia mengaku masih menunggu pengembangan infrastruktur di sana.
"Tentu setiap kali tempat atau daerah yang memiliki market share yang cukup kita akan buka. Ibu kota baru tentu salah satu target kita untuk buka nantinya ke depan," ujar Bayu ketika ditemui di JW Marriot, Jakarta, Sabtu (21/9).
Saat ini pihaknya masih belum menyiapkan detail perencanaan terkait itu. Namun, dia memastikan ibu kota baru bakal jadi pasar bisnis yang potensial.
"Saat ini belum. Harapannya kita bisa buka. Bukan hanya Ibu Kota Baru tapi daerah-daerah yang kita anggap potensial, kita juga akan tetap buka," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Bayu mengatakan, Blue Bird saat ini terus berupaya mengadaptasikan perkembangan bisnis. Termasuk, tantangan pasar yang dijawab dengan inovasi adanya mobil listrik.
Chairman Blue Bird, Bayu Priawan Djokosoetono. Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan
"Kami buktikan dengan inovasi. Salah satu inovasi terakhir kami mobil listrik, the first electrical transportation company, ini Indonesia yang berani invest, berani melakukan terobosan dengan menggunakan mobil listrik," ujarnya.
Hal itu, kata dia, sebagai upaya strategis Blue Bird mengembangkan bisnis yang tak hanya mengejar untung, tapi juga keberlanjutan.
"Karena dengan adanya mobil listrik tentu kami akan menikmati efisiensi dari perawatan, dari bahan bakar yang cukup signifikan. Jadi in the long run investasi memang meningkat, tapi sustainability akan lebih terjamin," katanya.
Data menunjukkan, Blue Bird hingga kini sudah memiliki sebanyak lebih dari 200 unit mobil listrik. Rencananya akan dikembangkan sampai 250 unit hingga akhir tahun ini.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan