Kumparan Logo

Bukan dari Arab Saudi, Ini Perusahaan Migas Terbesar Dunia di 2022

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangki minyak Saudi Aramco di Abqaiq, Arab Saudi. Foto: REUTERS / Maxim Shemetov
zoom-in-whitePerbesar
Tangki minyak Saudi Aramco di Abqaiq, Arab Saudi. Foto: REUTERS / Maxim Shemetov

Industri minyak dan gas (migas) mengalami masa-masa sulit di sepanjang pandemi COVID-19. Kegiatan produksi perusahaan migas terganggu wabah tersebut, sementara harga minyak juga sempat anjlok hingga titik terendah.

Yang terburuk sepanjang sejarah yakni saat harga minyak di posisi minus pada April 2020, akibat pasokan melimpah di tengah permintaan yang rendah.

Mengawali 2022, harga minyak melambung akibat serangan Rusia ke Ukraina yang membuat pasokan minyak Rusia ke pasar dunia diembargo. Komoditas itu terbukti masih jadi andalan, di tengah menguatnya wacana pengurangan emisi dan transformasi energi ke yang dianggap lebih ramah lingkungan.

Pada sepanjang 2021, perusahaan migas global tetap sukses meraup cuan. Mengutip oilandgasiq.com, berikut lima perusahaan minyak dan gas dengan terbesar di 2022, berdasarkan laporan keuangan 2021. Secara pendapatan, perusahaan minyak Arab Saudi bukan lagi yang terbesar, meski tetap paling menguntungkan:

Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengontrol kerangan pipa produksi yang berasal dari sumur menuju stasiun pengumpul minyak mentah, Blok Rokan, Bengkalis, Riau, Rabu (22/12/2021). Foto: Nova Wahyudi/Antara Foto

5. Shell (Inggris)

Pendapatan 2021: USD 272,657 miliar

Laba 2021: USD 20,638 miliar

Produksi 2021: 3,237 juta barel per hari

Jumlah Karyawan: 80 ribuan

4. ExxonMobil (Amerika Serikat)

Pendapatan 2021: USD 285,640 miliar

Laba 2021: USD 23,040 miliar

Produksi 2021: 3,229 juta barel per hari

Jumlah Karyawan: 63 ribuan

3. Saudi Aramco (Arab Saudi)

Pendapatan 2021: USD 359,18 miliar

Laba 2021: USD 110 miliar

Produksi 2021: 10,95 juta barel per hari

2. PetroChina (China)

Pendapatan 2021: USD 386,86 miliar

Laba 2021: USD 13,61 miliar

Produksi 2021: 4,45 juta barel per hari

Jumlah Karyawan: 476 ribuan

1. Sinopec (China)

Pendapatan 2021: USD 405,4 miliar

Laba 2021: USD 10,54 miliar

Produksi 2021: n/a

Jumlah Karyawan: n/a