Kumparan Logo

Cari Harta Karun Bawah Laut, KKP Bikin Drone Canggih

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Drone DJI Mavic 2 Enterprise. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Drone DJI Mavic 2 Enterprise. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan segera meluncurkan drone bawah laut untuk mencari harta karun di kapal-kapal yang sudah tenggelam (BMKT). Drone ini, dikatakan sudah jadi sudah diujicobakan di Mandeh, Sumatera Barat.

"Sudah, sudah jadi prototypenya dan sedang diuji coba di Sumbar. Kami arahkan ini untuk benda-benda muatan kapal yang tenggelam. Lebih ke BMKT," kata Kepala BRSDM KKP Sjarief Widjaja saat ditemui di Gedung Mina Bahari III KKP, Jakarta, Kamis (27/12).

Lebih lanjut, drone ini dijelaskan bisa menjangkau kedalaman hingga 50 meter. Rencananya, drone tersebut akan diluncurkan di tahun depan. Bentuk drone seperti ikan dan dapat dikendalikan hanya dengan remote tanpa awak.

Pengangkutan BMKT (Foto: dok.KKP)
zoom-in-whitePerbesar
Pengangkutan BMKT (Foto: dok.KKP)

"Ini kita buat sendiri, kita punya pusat research di Bantul dan di situ peneliti kita yang kembangkan drone ini," katanya.

Nantinya, Sjarief mengatakan akan menggandeng pihak ketiga untuk memperbanyak drone. Hal ini dilakukan untuk menghemat anggaran dalam pembuatan drone.

"Masih belum tahu siapa pihak ketiganya, tapi kami akan gandeng saat diluncurkan dan banyak yang mau, kami akan kerja sama dengan pihak lain," ucapnya.

Pengembangan drone bawah laut penting karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki harta karun bawah laut atau Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) cukup banyak. KKP mendata setidaknya ada 463 titik harta karun bawah laut yang tersebar di sebagian besar perairan di Indonesia.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia KKP, Sjarief Widjaja.
 (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia KKP, Sjarief Widjaja. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Menurut data KKP, paling banyak, titik harta karun bawah laut tersebar di barat Indonesia khususnya Selat Malaka dan Kepulauan Riau. Sementara itu di Pulau Jawa, titik harta karun terbanyak berada di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.

Berikut titik persebaran BMKT di Indonesia:

Selat Bangka 7 lokasi

Belitung 8 lokasi

Selat Gaspar 5 lokasi

Selat Karimata 3 lokasi

Perairan Riau 17 lokasi

Selat Malaka 37 lokasi

Kepulauan Seribu 18 lokasi

Perairan Jawa Tengah 9 lokasi

Karimun Jawa 14 lokasi

Selat Madura 5 lokasi

NTB/NTT 8 lokasi

Pelabuhan Ratu 134 lokasi

Selat Makassar 8 lokasi

Perairan Cilacap 51 lokasi

Perairan Arafura 57 lokasi

Perairan Ambon 13 lokasi

Perairan Halmahera 16 lokasi

Perairan Morotai 7 lokasi

Teluk Tomini 3 lokasi

Papua 32 lokasi

Kepulauan Enggano 11 lokasi