Kumparan Logo

Jokowi Pamer ke MPR, Pemerintah Dapat Opini WTP BPK 2016-2018

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Presiden Joko Widodo hari ini memberikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI. Dalam pidatonya, dia memaparkan sejumlah pencapaian yang dilakukan pemerintah selama tahun lalu.

Salah satu yang disoroti Jokowi adalah laporan keuangan pemerintah pusat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama tiga tahun berturut-turut, 2016-2018.

"Alhamdulillah, laporan keuangan pemerintah pusat 2016-2018 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Pemerintah Daerah juga mencatat prestasi. Pemda dengan WTP berhasil ditingkatkan dari 47 persen di tahun 2014 menjadi 78 persen di tahun 2018," ujar Jokowi di Gedung MPR RI, Jakarta, Jumat (16/8).

Menurut Jokowi, BPK juga telah memeriksa kinerja dan kepatuhan pemerintah dan badan lainnya, serta berhasil mengembalikan kas dan aset negara sebesar Rp 4,38 triliun di tahun lalu.

Ilustrasi BPK RI (Badan Pemeriksaan keuangan). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Jokowi mengatakan, tata kelola pemerintahan yang baik sangat diperlukan. Selain itu, keuangan negara yang akuntabel pun juga harus diwujudkan.

"Tata kelola yang efektif dan efisien, yang gesit, lincah, dan cekatan menghadapi perubahan juga harus terus diupayakan," katanya.

Bahkan Jokowi pun memastikan dengan pemerintahan yang transparan saat ini, setiap rupiah dalam APBN digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

"BPK mengemban tugas memastikan APBN dapat dipertanggungjawabkan. Serta memastikan setiap rupiah dalam APBN digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat," tambahnya.