Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Bisa Capai 5 Persen di 2021
·waktu baca 2 menit

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengatakan, sejauh ini ekonomi mulai pulih. Hal ini juga dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II lalu sebesar 7,07 persen, sekaligus keluar dari ambang resesi.
Pergerakan laju ekonomi Indonesia pada tahun ini masih menjadi misteri tersendiri di kalangan pengusaha. Mereka sukar menaksir perekonomian tahun ini akibat masih banyaknya kemungkinan perubahan kebijakan dari pemerintah akibat pandemi COVID-19, terutama setelah munculnya varian delta.
Namun, kehadiran varia delta pada Juli lalu membuat pergerakan ekonomi sulit ditebak. Pemerintah juga terus memantau perkembangan peningkatan penularan kasus tiap daerah dari kebijakan PPKM.
“Secara keseluruhan akhir tahun tergantung kembali apakah (kebijakan pembatasan dilanjut) ini (situasi) sangat unpredictable,” kata Shinta dalam webinar HSBC Summit 2021, Rabu (25/8).
Namun, pelaku usaha optimistis pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun akan berada pada rentang 3,5-5 persen. Adapun, Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan pada 2021 ini akan turun pada kisaran 3,5-4,3 persen.
“Prediksi 3,5-5 persen masuk akal tercapai sampai akhir tahun,” ungkapnya.
Shinta bilang, vaksinasi menjadi kunci pemulihan ekonomi karena sektor usaha akan dapat memaksimalkan produktivitas. Saat ini permintaan pasar ekspor mulai bangkit. Hanya saja memang permintaan domestik harus terus digenjot.
