Pertumbuhan Ekonomi RI Ditargetkan Capai 5,5 Persen di 2022, Bisa Tercapai?
·waktu baca 2 menit

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2022 berada di antara 5,0 sampai 5,5 persen. Target tersebut tentu tidak mudah dalam merealisasikannya di tengah masih adanya COVID-19.
Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, mengungkapkan target pertumbuhan tersebut range-nya memang lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi.
“Apakah ini bisa terjadi (5,5 persen). Dengan asumsi-asumsi tertentu bisa terjadi dengan skenario misalnya bahwa setelah gelombang kedua ini tidak terjadi lonjakan lagi, kasus pandemi mengalami penurunan,” kata Faisal saat webinar yang digelar Narasi Institute, Jumat (20/8).
Faisal merasa kalau kasus COVID-19 terus menurun, maka bakal berimbas positif ke perekonomian di 2022. Sebab, berbagai kebijakan yang membuat adanya pembatasan aktivitas masyarakat tidak lagi ketat.
“(Kasus turun) Sehingga PPKM Darurat terus menerus dilonggarkan sampai 2022, kita bisa jauh lebih leluasa ekonominya dan harus konsisten sepanjang tahun. Tapi kalau skenario asumsi itu tidak tercapai nah ini susah mencapai 5 persen,” ujar Faisal.
Faisal menegaskan realisasi target perekonomian tumbuh 5,5 persen tersebut bergantung ke pemerintah dalam mengantisipasi COVID-19. Ia menyarankan vaksinasi harus terus dipercepat.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pidato menjelang hari kemerdekaan sudah mencanangkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,0 sampai 5,5 persen. Namun, Jokowi mengakui bayang-bayang COVID-19 masih mengiringi.
