Kumparan Logo

KAI-PGN Teken Kerja Sama, Bahan Bakar Kereta Akan Pakai Gas

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kereta api mengangkut bahan bakar Pertamina. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kereta api mengangkut bahan bakar Pertamina. Foto: Dok. Istimewa

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI meneken kerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Salah satu yang akan dikerjasamakan kedua BUMN itu, yakni konversi bahan bakar pada kereta pembangkit menggunakan gas.

Kerja sama PT KAI dan PGN dilakukan dalam bentuk pokok-pokok perjanjian atau heads of agreement (HoA), tentang penyediaan solusi energi berbasis gas bumi dan transportasi/logistik berbasis kereta api. Nota HoA diteken oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto.

kumparan post embed

“KAI juga bersama-sama PGN akan terus mengkaji dan mengujicobakan penggunaan bahan bakar gas ke kereta pembangkit yang dimiliki KAI,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo melalui pernyataan tertulis, Jumat (23/7).

Pada sisi lain, PGN juga akan mempercayakan pengangkutan LNG mereka menggunakan armada kereta milik PT KAI.

Teknisi Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa jaringan gas rumah tangga di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Menteng Asri, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Untuk merealisasikan kerja sama tersebut, kata Didiek, PT KAI dan PGN akan mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana angkutan kereta api dalam rangka pengembangan jaringan gas untuk sektor rumah tangga, termasuk komersial dan industri. Pada tahap awal, KAI dan PGN akan melaksanakan uji coba atau pilot project angkutan LNG menggunakan kereta api.

“KAI siap mengangkut LNG milik PGN menggunakan kereta api dari berbagai stasiun ke tempat-tempat distribusi yang dimiliki PGN. Keunggulan angkutan barang menggunakan kereta api di antaranya adalah waktu pengiriman yang terjadwal, tepat waktu, lebih ramah lingkungan, serta aman,” ujarnya.

kumparan post embed

Dalam rangka mempersiapkan angkutan LNG dengan kereta api, KAI akan memetakan jalur angkutan kereta api, data kebutuhan sarana dan prasarana, metode bongkar muat, dan lainnya. Sedangkan PGN akan memetakan profil demand pelanggan, melakukan analisis dan merekomendasikan kebutuhan infrastruktur di sepanjang mata rantai penyaluran LNG, dan lainnya.

Ia mengatakan dalam melakukan perencanaan dan persiapan pelaksanaan rencana kerja sama dengan tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

KAI sendiri sudah mendapatkan izin khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengangkut B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) kategori DG class 2 yakni berupa gas,” kata Didiek.