Bisnis
·
23 Maret 2021 16:37

KAI Rombak Direksi Anak Usaha, Dirut Railink Geser ke KCI

Konten ini diproduksi oleh kumparan
KAI Rombak Direksi Anak Usaha, Dirut Railink Geser ke KCI (744522)
searchPerbesar
Sejumlah calon penumpang berjalan menuju KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). Foto: ARIF FIRMANSYAH/ANTARA FOTO
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merombak jajaran direksi anak usahanya. Pergeseran antara lain terjadi pada posisi Direktur Utama (Dirut) PT Railink yang mengelola kereta Bandara, yakni Mukti Jauhari, menjadi Dirut PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari akun twitter resmi @CommuterLine, Selasa (23/3), Mukti Jauhari menjadi Direktur Utama menggantikan Wiwik Widayanti.
“Terima kasih kepada Ibu Wiwik Widayanti atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Direktur Utama KAI Commuter,” demikian dinyatakan di akun twitter resmi KCI @Commuterline.
KAI Rombak Direksi Anak Usaha, Dirut Railink Geser ke KCI (744523)
searchPerbesar
Persiapan Rangkaian kereta Bandara Soekarno-Hatta Foto: Antara/Galih Pradipta
Mukti Jauhari merupakan lulusan S1 Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, angkatan 1985. Sebelumnya Mukti juga dipercaya mengemban beberapa jabatan seperti Executive Vice President Balai Yayasan Lokomotif, lalu sebagai Corporate Director IT, Corporate Director Passenger Marketing and Sales, Corporate Trainer di PT KAI (Persero), dan terakhir sebagai Dirut PT Railink.
Selain itu, KAI juga menunjuk Adang Sujana sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi KCI. Mengutip laman resmi perusahaan, posisi itu sebelumnya ditempati oleh Muhammad Widodo.
ADVERTISEMENT
Sedangkan Muhammad Widodo selanjutnya bergeser ke induk usaha, yakni menjabat Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI (Persero). Dia menggantikan R. Dadan Rudiansyah yang telah diangkat menjadi Direktur Niaga PT KAI (Persero).
“Muhammad Widodo mengganti R.Dadan Rudiansyah, sekarang menjabat sebagai Direktur Niaga PT KAI (Persero),” kata VP Public Relations KAI, Jhoni Martinus, kepada kumparan, Selasa (23/3).