Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.96.0
ADVERTISEMENT
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) telah menuntaskan pembayaran kompensasi tahap pertama bagi warga terdampak tumpahan minyak sumur YYA-1, milik anak perusahaannya yakni PHE ONWJ. Hal itu juga termasuk bagi warga kawasan Kepulauan Seribu di Provinsi DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, anak usaha PT Pertamina (Persero) itu tetap melanjutkan kegiatan pelestarian dan pemulihan lingkungan, dengan berbagai program dan kegiatan. Salah satunya melalui kegiatan yang dinamai Coastal Clean Up di Pulau Untung Jawa dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (25/10) itu, diikuti jajaran direksi, manajemen, serta karyawan PHE. Bahkan warga di kedua pulau serta sejumlah komunitas pecinta lingkungan, juga turut serta dalam kegiatan tersebut.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak. Terutama Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu dan SKPD, Polres, TNI AL, KLHK, Kementerian Kelautan dan Perikanan, perwakilan Dirjen Perhubungan Laut, serta masyarakat yang mendukung kegiatan Coastal Clean Up yang diselenggarakan oleh Pertamina," kata Presiden Direktur PHE, Meidawati, di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.
ADVERTISEMENT
Diawali dengan apel dan pengarahan, kegiatan selanjutnya diisi dengan pembersihan massal kawasan pantai, rawa bakau, serta hampir seluruh area pulau. Meidawati bahkan ikut serta turun tangan, memunguti sampah di rawa bakau.
Usai kegiatan bersih-bersih, selanjutnya para peserta yang difasilitasi PT Pertamina Hulu Energi ini, juga menggelar fun bike keliling pulau.
Menurut Meidawati, hal ini menjadi bukti komitmen PHE melestarikan lingkungan, tentunya dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak. Kegiatan ini sekaligus merupakan kick off fase pemulihan ekosistem, pasca-kasus bocoran minyak dari sumur YYA-1 milik PHE ONWJ di lepas pantai Kabupaten Karawang.
"Kasus sumur YYA-1 sudah terjadi dan kita ambil pelajaran dan hikmahnya dari situ. Melalui kejadian itu kami bisa belajar dan hikmahnya bisa semakin dekat dengan masyarakat," ujar Meidawati.
Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, mengharapkan kegiatan serupa ini dapat berkesinambungan. "Kami harapkan kejadian bisa diselesaikan dengan baik sehingga tidak ada ekses di kemudian hari," katanya.
ADVERTISEMENT
Taufik Aditiyawarman, Direktur Operasi dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi, menambahkan saat ini bisa dipastikan bahwa tidak ada lagi tumpahan minyak dari sumur YYA. "Sekarang kami sedang lakukan smenting tiga sumur YY. Total dana untuk penyemenan tiga sumur itu USD 3 juta," ujar Taufik menambahkan.