Kumparan Logo

Lion Air: Thailand Juga Mulai Melarang Terbang Pesawat Boeing 737 Max

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Inspektur Kelaikudaraan DKPPU Kementerian Perhubungan dan tekhnisi Lion Air melakukan pemeriksaan seluruh mesin dan kalibrasi dengan menggunakan alat simulasi kecepatan dan ketinggian pesawat pada pesawat Boeing 737-Max 8 milik Lion Air di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/3). Foto: FOTO/Muhammad Iqbal
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Inspektur Kelaikudaraan DKPPU Kementerian Perhubungan dan tekhnisi Lion Air melakukan pemeriksaan seluruh mesin dan kalibrasi dengan menggunakan alat simulasi kecepatan dan ketinggian pesawat pada pesawat Boeing 737-Max 8 milik Lion Air di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/3). Foto: FOTO/Muhammad Iqbal

Lion Air Group bakal menghentikan sementara operasional pesawat mereka yang berjenis Boeing 737 MAX di Thailand mulai Kamis (14/3). Keputusan ini diambil karena pemerintah Thailand ikut menerapkan kebijakan larangan terbang sementara atau temporary grounded pada pesawat jenis ini.

Managing Director Lion Air Group, Kapten Daniel Putut Kuncoro Adi, menjelaskan pesawat yang kena aturan ini adalah jenis Boeing 737 MAX 9. Ini merupakan pesawat jenis baru, satu tingkat di atas Boeing 737 MAX 8. Lion Air sendiri memang punya operasional di Thailand dengan nama Thai Lion.

"Thai Lion punya dua ya. Otomatis semua pesawatnya akan di grounded-lah. Itu MAX 9," kata Daniel saat konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/3).

Thai Lion Air Foto: Flickr/Alec Wilson

Adapun hingga hari ini, kata dia, Boeing 737 MAX 9 masih beroperasi di Thailand. Sementara di Indonesia, Lion Air memiliki 10 pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 dan sudah dikandangkan sejak Senin (12/3).

Keputusan itu berdasarkan kebijakan Kementerian Perhubungan yang memutuskan Boeing 737 MAX 8 dilarang terbang sementara di Indonesia, menyusul kecelakaan pesawat Ethiopia Airlines yang menggunakan pesawat jenis tersebut.

Kejadian ini menewaskan ratusan orang di dalamnya. Pasca insiden tersebut, tercatat sudah ada 14 negara yang melarang Boeing 737 MAX terbang sementara, termasuk Indonesia.