Manajemen Sebut Airbus A320 Berlabel 'Pelita Air' Bukan Milik Mereka, Kok Bisa?
·waktu baca 2 menit
Sebuah foto pesawat Airbus A320 bertuliskan 'Pelita Air' di bodinya, beredar viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun instagram @aviatren pada Minggu (13/3). Meski demikian, manajemen Pelita Air menyebut pesawat itu bukan milik mereka.
“Saya juga baca, memang beredar di media sosial, cuma kemarin saya cek nomor registrasinya itu bukan pesawat kita. Jadi enggak tahu itu sumbernya dari mana," kata Corporate Secretary Pelita Air, Umar, kepada kumparan, Senin (14/3).
Dia meyakinkan, Pelita Air tidak mengeluarkan foto tersebut. "Bukan kita juga yang keluarkan, kita enggak punya foto itu dan kalau dilihat ada nomor registrasinya di ekor, kan kita itu pakainya PK, itu bukan (punya Pelita Air),” dia menambahkan.
Dalam keterangan foto yang beredar viral di media sosial, memang disebutkan bahwa pesawat masih registrasi VP atau dari Cayman Island. "Cayman Islands, setelah delivery baru jadi PK," tulis akun @aviatren.
Pelita Air Layani Penerbangan Berjadwal
Maskapai Pelita Air Service yang merupakan anak usaha Pertamina, akan melayani penerbangan berjadwal dari sebelumnya sebagai maskapai charter. Izin operasi sebagai maskapai penerbangan berjadwal, sudah diterbitkan Kementerian Perhubungan pada Oktober 2021 lalu.
Hal itu dibenarkan Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati. "Sudah (terbit izin maskapai penerbangan berjadwal untuk Pelita Air)," kata Adita kepada kumparan, Senin (25/10/2021).
Umar menjelaskan, Pelita Air sedang mempersiapkan untuk dapat segera melayani penerbangan reguler. Targetnya, jelas Umar, Pelita Air mulai beroperasi paling lambat adalah pertengahan tahun ini.
“Kalau perkiraan mungkin enggak lewat pertengahan tahun. Kalau perkiraannya kami ya. Karena saat ini dikejar sebisa mungkin di awal tahun, tapi sampai saat ini prosesnya masih harus terus berjalan. Diupayakan sesegera mungkin kita penginnya. Tapi kalau target enggak lewat dari pertengahan tahun,” ungkapnya.
Dia menambahkan, persiapan dilakukan secara paralel pada berbagai aspek. Rekrutmen juga sudah dilakukan di beberapa posisi dan pegawai yang diterima sudah mulai bekerja.
“Cuma kalau rute dan terkait pesawat itu kalau sudah ada yang rampung 100 persen pasti kita umumkan. Karena kan prosesnya belum, tapi sebagai gambaran untuk rute ambil kota-kota besar yang umumnya ramai penumpang. Cuma mana-mananya saja itu yang belum rampung. Kecuali kalau perizinan rute ke sini ke sini-nya sudah selesai, pasti akan kita umumkan,” tutup Corporate Secretary Pelita Air itu.
*****
Kuis kumparanBISNIS hadir lagi untuk bagi-bagi saldo digital senilai total Rp 1,5 juta. Kali ini ada kuis tebak wajah, caranya gampang! Ikuti petunjuknya di LINK INI. Penyelenggaraan kuis ini waktunya terbatas, ayo segera bergabung!
