Kumparan Logo

Mangkir, Tommy Soeharto Kirim Perwakilan Temui Satgas BLBI

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tommy Soeharto. Foto: ADEK BERRY / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Tommy Soeharto. Foto: ADEK BERRY / AFP

Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto mengirim perwakilannya untuk memenuhi panggilan Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI atau Satgas BLBI hari ini, Kamis (26/8).

Putra bungsu Presiden ke-2 RI Soeharto dipanggil dengan status sebagai mantan bos PT Timor Putra Nasional (TPN). Ketua Umum Partai Berkarya tersebut disebut menunggak Rp 2,6 triliun terhitung sejak 2009.

Selain Tommy, Satgas BLBI juga memanggil pengurus TPN yang lainnya yaitu Rony Hendrarto Ronowicaksono.

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan, hanya Tommy yang kehadirannya diwakilkan. Sedangkan Rony datang langsung memenuhi panggilan Satgas BLBI.

“Ada kuasanya (Tommy Soeharto), dan Pak Rony-nya hadir,” ujar Rionald di Gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/8).

kumparan post embed

Rionald mengatakan pemanggilan ini merupakan yang ketiga kalinya setelah dua pemanggilan sebelumnya Tommy Soeharto selalu mangkir.

“Ini pemanggilan terakhir. Jadi gini, kita bicara prosedur aja. Pemanggilan pertama dilakukan, pemanggilan kedua dilakukan. Kalau tidak hadir maka diumumkan lewat koran,“ ujarnya.

Sementara itu, Anggota Satgas BLBI Cahyo Rahardian mengatakan, setelah pertemuan satgas dengan perwakilan Tommy hari ini, maka proses penagihan akan terus dilakukan. Saat ini, pihaknya masih terus berdialog dengan pihak Tommy Soeharto.

“Kan tadi sudah dilakukan pemanggilan dan datang wakilnya, dan kita proses sedang berlangsung. Ini kan proses, dan sedang berdialog. Nanti tentu kita akan komunikasi lagi,” ujarnya.

Saat ditanya soal kesediaan Tommy Soeharto mengembalikan utang, Cahyo tidak menjawab secara detail. Ia hanya berharap Tommy segera memenuhi kewajibannya.

“Ya kita harapkan begitu ya (Tommy bersedia bayar utang kepada negara),” tandasnya.

kumparan post embed