Bisnis
·
12 Oktober 2020 4:38

Mengenal Jenis Atap Baja Ringan Berdasarkan Bahan Pembuatnya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mengenal Jenis Atap Baja Ringan Berdasarkan Bahan Pembuatnya (83851)
Baja ringan produk Krakatau Steel. Foto: PT Krakatau Steel
Atap baja ringan makin populer digunakan sebagai rangka atap bangunan, karena berbagai kelebihan. Selain lebih kuat dan tahan berbagai cuaca dibandingkan rangka atap dari kayu misalnya, secara harga atap baja ringan juga bisa bersaing.
ADVERTISEMENT
Tapi Anda yang sedang membutuhkan atap baja ringan, jangan sampai membeli yang asal murah, karena produk ini banyak jenisnya. Selain dibedakan berdasarkan bentuk dan ketebalan, bahan pembuat atap baja ringan juga berbeda-beda, yang membuat harganya bervariasi.
Dikutip kumparan dari sejumlah sumbr, masing-masing jenis atap baja ringan memiliki sifat dan juga harga yang berbeda-beda. Berikut adalah jenis baja ringan yang bisa dibeli di pasaran:

Atap Baja Ringan Zincalume

Jenis Zincalume merupakan salah satu jenis baja lapis yang terdiri dari logam campuran. Bahan bakunya yakni 45 persen seng dan 55 persen aluminium. pembuatan baja ringan ini memanfaatkan teknologi tinggi dan komposisi yang akurat, sehingga memiliki kualitas yang baik. Jenis baja ini dinilai tahan terhadap suhu tinggi dan juga korosi. Tidak hanya itu, rangka atap baja zincalume harganya juga cukup terjangkau.
ADVERTISEMENT

Atap Baja Ringan Galvanis

Mengenal Jenis Atap Baja Ringan Berdasarkan Bahan Pembuatnya (83852)
Baja ringan produksi Krakatau Steel. Foto: PT Krakatau Steel
Galvanis merupakan jenis baja ringan yang melewati proses galvanisasi atau pelapisan dengan seng. Baja ini mengalami proses finishing dengan coating 98 persen seng dan 2 persen aluminium. Fungsi seng atau zinc ini sebagai perlindungan terhadap korosi. Hanya saja seiring pemakaian baja ini tetap bisa mengalami korosi. Akan tetapi harga Baja ringan galvanis ini lebih terjangkau.

Atap Baja Ringan Galvalum

Atap baja ringan jenis ini, bahan pelapisnya mayoritas dari unsur aluminium dengan komposisi 55 persen. Sedangkan unsur zinc mencapai 43,5 persen, sedang sisanya pelapis lain seperti silicon. Keunggulannya terdapat pada kekuatan dan ketahanan terhadap korosi yang lebih baik. Hanya saja harga baja galvalum lebih mahal.