Mengintip Andil Perusahaan Suami Puan di Proyek Pipa Minyak Blok Rokan

7 Februari 2022 10:30
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengontrol kerangan pipa produksi yang berasal dari sumur menuju stasiun pengumpul minyak mentah, Blok Rokan, Bengkalis, Riau, Rabu (22/12/2021). Foto: Nova Wahyudi/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengontrol kerangan pipa produksi yang berasal dari sumur menuju stasiun pengumpul minyak mentah, Blok Rokan, Bengkalis, Riau, Rabu (22/12/2021). Foto: Nova Wahyudi/Antara Foto
ADVERTISEMENT
Minyak dari Lapangan Duri di Blok Rokan, Riau, mengalir deras ke tank farm di Dumai melalui jaringan pipa baru, sejak Kamis (27/1). Jaringan pipa baru tersebut, dibangun melalui kerja sama operasi (KSO) PT Pertamina Gas (Pertagas) dengan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).
ADVERTISEMENT
Pertagas merupakan subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero). Sedangkan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), perusahaan sektor migas swasta milik Hapsoro Sukmonohadi yang juga suami Ketua DPR, Puan Maharani.
Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), suami Puan yang akrab disapa Happy itu, per 22 Januari 2022 mengantongi 32,743 persen saham RAJA. Dengan porsi tersebut, Happy merupakan pemegang saham mayoritas sekaligus pemegang saham pengendali PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).
Saham RAJA selebihnya dimiliki oleh Sentosa Bersama (32,133 persen), Johan Lensa (10,091 persen), dan sisanya dimiliki publik sebanyak 25,033 persen.
Karena pipa yang dialiri minyak Blok Rokan tersebut merupakan jaringan baru, maka penyalurannya memasuki tahap uji coba dulu pada 27-31 Januari 2022. Di tahap uji coba yang berjalan sukses itu, minyak jenis Duri Crude dari CGS10 dipompa ke Stasiun Meter Dumai. Sebanyak 18.781 bar per hari (bph) minyak dari PHR dialirkan dalam uji coba tersebut.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan mengecek saluran pipa minyak yang menuju tangki pengumpul produksi minyak (Tank Farm) di Blok Rokan, Dumai, Riau, Rabu (22/12).  Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan mengecek saluran pipa minyak yang menuju tangki pengumpul produksi minyak (Tank Farm) di Blok Rokan, Dumai, Riau, Rabu (22/12). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
"Alhamdulillah penyaluran minyak pertama di Pipa Minyak Rokan telah terlaksana dengan lancar. Ini akan menjadi milestone baru bagi Pertagas dan Subholding Gas PGN dalam upaya mendukung kinerja Blok Rokan" ujar Direktur Utama Pertagas, Wiko Migantoro, Kamis (3/2) lalu.
Pipa Minyak Rokan melintasi 5 Kabupaten/Kota dan 38 Desa di Riau. Pipa Minyak Rokan terbagi ke dalam dua bagian, yakni jalur utara yang menghubungkan Koridor Balam-Bangko-Dumai, serta jalur selatan yang menghubungkan Koridor Minas-Duri-Dumai.
Pembangunan jaringan pipa minyak tersebut, menelan investasi USD 300 juta atau sekitar Rp 4,3 triliun. Dalam kerja sama operasi, Pertagas menanggung investasi sebesar 75 persen, sementara sisanya 25 persen didanai oleh RAJA.
"Sehingga kontribusi pendanaan dari Perseroan adalah sebesar USD 75.157.464," demikian ditulis Direktur PT Rukun Raharja Tbk, M. Oka Lesmana Firdauzi, kepada BEI pada 26 April 2021 silam.
ADVERTISEMENT
Untuk mendanai proyek di Blok Rokan tersebut, perusahaan migas milik suami Puan Maharani menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan Bank Mandiri pada tanggal 26 Maret 2021. Adapun total pinjaman yang telah disepakati adalah maksimal USD 108,731 juta.