Pernah Teken MoU dengan Jokowi, Perusahaan Taiwan Malah Bangun Pabrik di Vietnam

Perusahaan teknologi asal Taiwan, Foxconn Technology Co Ltd, membangun pabrik di Vietnam dengan investasi USD 270 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun. Saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Februari 2014, CEO Foxconn saat itu yakni Terry Gou pernah meneken MoU dengan Jokowi untuk berinvestasi di Jakarta.
Dikutip dari Reuters, Pemerintah Vietnam pada Senin (18/1), menerbitkan izin investasi pembangunan pabrik laptop dan tablet untuk Foxconn Technology Co Ltd.
Pabrik yang akan dibangun oleh Fukang Technology, akan berlokasi di provinsi utara Bac Giang. Jika pabrik itu sudah beroperasi, ditargetkan untuk memproduksi delapan juta unit laptop dan tablet per tahun.
Perusahaan asal Taiwan itu, sejauh ini telah menginvestasikan USD 1,5 miliar di Vietnam dan berencana untuk menambah investasinya sebesar USD 700 juta. Sementara jumlah pekerja lokal yang direkrut sebanyak 10.000.
Foxconn memindahkan beberapa unit produksi perakitan iPad dan MacBook ke Vietnam dari China, atas permintaan Apple Inc. Langkah itu dilakukan untuk meminimalkan dampak ketegangan perdagangan China-AS.
Saat Jokowi menjabat Gubernur DKI, CEO Foxconn Terry Gou pernah berjumpa dan menyampaikan komitmen investasi sebesar USD 10 miliar. Saat itu Foxconn akan menggandeng mitra lokal, untuk membangun industri smartphone, tablet, dan laptop.
Untuk investasi itu, Foxconn membutuhkan lahan hingga 200 hektare. Untuk tahap awal, Pemprov DKI di bawah Jokowi siap mengadakan lahan 20 hektare di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Tapi hingga akhirnya Jokowi terpilih menjadi Presiden, komitmen investasi Foxconn di Indonesia tak pernah terwujud.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.
