Peserta Lulus Tes CPNS Kini Sibuk Berburu Surat Keterangan Sehat

4 November 2020 4:36 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Petugas dinas kesehatan mengambil sampel darah dari pasien terduga demam berdarah dengue (DBD) untuk diperiksa di laboratorium di Kabupaten Sikka, NTT. Foto: ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
zoom-in-whitePerbesar
Petugas dinas kesehatan mengambil sampel darah dari pasien terduga demam berdarah dengue (DBD) untuk diperiksa di laboratorium di Kabupaten Sikka, NTT. Foto: ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
ADVERTISEMENT
Peserta yang telah dinyatakan lulus tes CPNS kini disibukkan dengan proses pemeriksaan jasmani dan rohani, untuk mendapatkan surat keterangan sehat dari rumah sakit. Surat tersebut menjadi salah satu syarat pemberkasan daftar ulang bagi para CPNS tersebut.
ADVERTISEMENT
Hal ini membuat sejumlah rumah sakit pemerintah, dipenuhi para peserta seleksi CPNS yang menjalani tes kesehatan setelah mereka dinyatakan lulus. Padahal di masa pandemi seperti ini, rumah sakit juga sedang disibukkan dengan penanganan pasien COVID-19.
Seperti RSUD dr. Iskak Tulungagung, Jawa Timur, misalnya pada Selasa (3/11) kemarin didatangi lebih dari 200 lulusan tes CPNS. Pengelola rumah sakit pun terpaksa melakukan pembatasan supaya protokol kesehatan tetap dijalankan.
"Karena pemohonnya sangat banyak dan datang hampir bersamaan, maka kami berlakukan antrean. Dalam kondisi normal, sebenarnya bisa langsung kami layani," kata staf Humas RSUD dr. Iskak Tulungagung, Mochamad Rifai, seperti dilansir Antara.
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Hal serupa juga dilakukan Rumah Sakit Umum Pusat Dr Muhammad Hoesin, di Palembang, Sumatera Selatan. Pihak rumah sakit membatasi kuota tes kesehatan bagi peserta yang lolos tes CPNS. Koordinator Layanan dan Pemasaran RSUP Dr Muhammad Hoesin (RSMH), dr Afri Melda, mengatakan tes kesehatan hanya disediakan untuk 150 orang per hari.
ADVERTISEMENT
"Setiap hari tes dibagi tiga sesi masing-masing 50 orang," ujarnya.
Tes kesehatan yang harus dijalani para peserta tes CPNS setelah dinyatakan lulus, meliputi kesehatan jasmani dan kesehatan jiwa. Untuk kesehatan jasmani misalnya meliputi kesehatan fisik secara umum, tes buta warna, dan bebas narkoba. Sedangkan pemeriksaan kesehatan jiwa, antara lain dilakukan melalui tes psikologi.