Reklamasi 117 Hektare, AP I Perbesar Kapasitas Bandara Ngurah Rai

PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I, tengah melakukan reklamasi untuk perluasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Adapun beberapa infrastruktur Bandara I Gusti Ngrah Rai yang diperluas seperti daerah apron dan run way pesawat. Jumlah lahan reklamasi yang disiapkan mencapai 117 hektare.
Perluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dilakukan agar bandara ini mampu menumpang 37 juta penumpang di tahun 2023. Sedangkan untuk saat ini, kapasitas bandara hanya 21 juta penumpang per tahun.
"Bandara I Gusti Ngurah Rai kapasitas sekarang untuk 21 juta, kita ingin kembangkan menjadi 37 juta, tapi untuk mencapai 37 juta itu kita bangun dalam dua tahap," kata. Dirut AP I, Faik Fahmi, saat ditemui di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (18/3).
Tahap pertama akan dilakukan reklamasi lahan seluas 47 hektare. Diharapkan dengan 47 hektare itu, kapasitas bandara bisa dinaikkan menjadi 28 juta penumpang.
Selain itu, AP I juga akan menambah lahan reklamasi seluas 70 hektare untuk memperpanjang run way dari 3.000 meter menjadi 3.400 meter. Dengan begitu, Bandara I Gusti Ngurah Rai dapat menampung pesawat berbadan besar.
"Tahap keduanya kami akan kembangkan reklamasi sampai tambahan 70 hektar yang tambahannya menambah panjang run way dari 3.000 menjadi 3.400 sehingga diharapkan pesawat-pesawat yang lebih besar akan landing di sini tidak ada restriksi. kita harapkan di tahun 2022-2023 itu kapasitas kita sudah mulai meningkat ke 37 juta," tuturnya.
Faik menyatakan proyek reklamasi sudah dikerjakan. Adapun total luas rahan reklamsi yang sudah dikerjakan mencapai 35 hektare.
"Dari sekarang sudah dilakukan. Kemarin persiapan IMF masuk tahap I sebenarnya, reklamasi 35 hektare, tinggal tambahan yang 12 hektarere akan kami selesaikan dalam waktu dekat ini," ucap dia.
