kumparan
31 Oktober 2019 18:14

Sistem Scan QR Code di MRT Jakarta Masih Dalam Tahap Pengembangan

Penumpang MRT di stasiun Bundaran HI.
Petugas MRT bantu penumpang yang terkendala mesin tap in tap out yang kadang eror saat masuk ke Stasiun MRT. Foto: Lutfan Darmawan/kumparan
PT MRT Jakarta membuat aplikasi baru untuk mendukung sistem pembayaran digital mereka. Dengan aplikasi baru ini, pengguna akan lebih dimudahkan.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar, mengatakan aplikasi tersebut masih dalam tahap pengembangan. Jika sudah jadi, aplikasi MRT Jakarta sebelumnya akan dihapus.
Dia menargetkan aplikasi ini bisa digunakan paling cepat pada akhir November atau awal Desember 2019.
"Uji coba 1-2 bulan ke depan. Paling lambat awal Januari rampung," kata dia dalam konferensi pers di Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (31/10).
Secara teknis, untuk menggunakan aplikasi ini pengguna harus mengunduh dan daftar dulu di smartphone masing-masing. Di dalamnya, sudah ada tiga dompet digital yang bisa digunakan untuk membayar MRT Jakarta.
Ketiga dompet digital itu adalah Ovo, Dana, dan LinkAja. Menurut dia, GoPay milik Gojek juga akan ikut dalam aplikasi baru MRT Jakarta, tapi proses kerja samanya masih belum final.
The CEO kumparan sama Dirut MRT Jakarta, William Sabandar
The CEO kumparan sama Dirut MRT Jakarta, William Sabandar. Foto: Helmi Afandi/kumparan
"Kenapa kita gunakan aplikasi? Ini adalah moda pelengkap dari kartu yang sudah ada. Segera MRT juga akan dapat izin dari Bank Indonesia untuk multitrip. Ini lebih cepat dari kartu perbankan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Di dalam aplikasi tersebut, MRT Jakarta juga menyediakan berbagai fitur pendukung seperti jadwal keberangkatan dan tarif setiap rute. Sehingga penumpang bisa mendapatkan informasi tentang ketepatan MRT Jakarta dalam satu aplikasi.
Dengan adanya aplikasi baru tersebut, MRT Jakarta juga bakal membangun sistem gate untuk QR Code yang masih satu pembayaran menggunakan kartu.
"Rencananya pemasangan sistem scan QR code pada Oktober. Tapi karena ada penundaan tender, ditargetkan November," katanya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan