Sri Mulyani Ungkap Penyebab Produktivitas Perempuan Terus Menurun

Kesetaraan gender merupakan salah satu isu yang terus diusung dan diperjuangkan oleh banyak pihak. Sebab di era modern seperti saat ini, masih banyak anggapan miring soal peran perempuan di sektor ekonomi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun juga menyoroti soal masih banyaknya anggapan miring yang seolah meragukan potensi perempuan. Terpaan anggapan miring tersebut menurut Sri Mulyani membuat tingkat produktivitas perempuan terus menurun.
“Perempuan Indonesia itu sejatinya punya performa sangat baik saat mereka masih menempuh pendidikan. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di beberapa universitas biasanya diraih oleh perempuan,” ungkap Sri Mulyani di Main Hall BEI, Kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (13/3).
Performa yang luar biasa tersebut menurutnya masih berlanjut saat perempuan mulai masuk dunia kerja untuk satu hingga lima tahun pertama. Namun seiring bertambahnya usia, biasanya perempuan mulai tidak mementingkan lagi jenjang karier. Performa perempuan dalam bekerja pun mulai menurun.
“Para perempuan akan mulai berkeluarga, mereka akan meninggalkan pekerjaan dan mereka bahkan berpikir untuk tidak perlu punya karier yang lebih baik ketimbang laki-laki. Jadi ada begitu banyak masalah persepsi yang kemudian menciptakan kendala bagi seorang wanita untuk tampil,” ujarnya.
Jika seorang perempuan tetap bertahan pada kariernya, dan justru memiliki jenjang karier yang lebih baik, maka perempuan tersebut justru dianggap terlalu ambisius. Padahal menurut Sri Mulyani, jika posisi tersebut diisi oleh laki-laki, pandangan masyarakat akan berbeda. Laki-laki yang mapan dianggap sebagai hal sudah sewajarnya.
Sri Mulyani pun menyesalkan adanya perbedaan standar yang berbeda berlaku bagi perempuan dan laki-laki. Untuk itu, Sri Mulyani pun mengajak semua pihak terutama perempuan untuk tidak takut tampil dan berkarya. Khususnya untuk mendukung sektor perekonomian.
“Saya akan mengingatkan banyak wanita di sini, bagaimana pun kita (perempuan) masih minoritas di dunia ini. Jadi dalam hal ini, saya berharap kita bisa saling membantu satu sama lain dan mendorong satu sama lain,” tandasnya.
