Kumparan Logo

Tanpa PSBB pun Mal di Jakarta Utara Lengang, Pengunjung Santai

kumparanBISNISverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pusat perbelanjaan di Jakarta Utara cenderung lengang pada Sabtu sore (12/9) menjelang diberlakukannya PSBB total pada Senin (14/9).  Foto: Fianda Sjofjan RassatANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Pusat perbelanjaan di Jakarta Utara cenderung lengang pada Sabtu sore (12/9) menjelang diberlakukannya PSBB total pada Senin (14/9). Foto: Fianda Sjofjan RassatANTARA

Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB ketat rencananya baru akan diberlakukan kembali di Jakarta pada Senin (14/9) setelah sejak Mei statusnya dilonggarkan jadi PSBB transisi. Meski PSBB ketat belum diberlakukan, suasana sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta Utara terpantau lengang.

Mal Baywalk Pluit pada Sabtu (12/9) sore misalnya, relatif sepi pengunjung. Baik di pertokoan yang menjual produk fashion maupun supermarket, tak terlihat kepadatan. Salah seorang pengunjung mal, Adriana (29) mengaku tidak terlalu panik menyikapi pengumuman PSBB total kali ini berkat pengalaman menghadapi PSBB sebelumnya.

"Mungkin karena pengalaman kemarin waktu pertama PSBB orang banyak belanja besar-besaran, ternyata PSBB-nya tak seperti yang dibayangkan, jadi mungkin masyarakat lebih santai menyikapinya," kata Adriana kepada Antara di Mal Baywalk, Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (12/9).

Dia juga mengatakan pandemi yang masih berlanjut dan angka penderita COVID-19 yang terus merangkak naik, membuat masyarakat yang paham akan bahaya pandemi sebisa mungkin menghindari pusat keramaian jika tidak ada urusan mendesak. Hal senada disampaikan, Talitha (22), menurutnya mal dan supermarket menjadi pilihan yang lebih aman untuk belanja kebutuhan pokok jelang PSBB.

Petugas mengecek suhu tubuh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat simulasi pembukaan mal di Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara, Kamis (11/6). Foto: Pemprov DKI Jakarta

"Pada dasarnya tergantung orangnya mau patuh atau tidak (dengan protokol kesehatan), tapi di sini (mal) rasanya lebih aman, karena fasilitas yang terjaga kebersihannya dan orang-orangnya (pengunjung mal) tertib jaga jarak, kalau di pasar agak susah ya kalau tertib jaga jarak," tuturnya.

Dia juga mengaku menyikapi PSBB kali ini dengan lebih santai dibanding PSBB sebelumnya, karena sudah merasakan PSBB sebelumnya.

"Sepertinya PSBB nanti tidak banyak yang berbeda dengan PSBB di Jakarta yang pertama, jadi enggak kaget waktu dengar berita Jakarta PSBB lagi," ujarnya.

Pengelola mal juga terlihat sangat menjaga protokol kesehatan dengan pemeriksaan suhu tubuh pengunjung oleh sekuriti mal dan tenant, serta tersedianya dispenser hand sanitizer otomatis di berbagai titik di dalam mal.

​​​Kawasan Kuliner Ramai

Pusat kuliner di Jakarta Utara ramai pengunjung pada Sabtu sore (12/9/2020) jelang pemberlakuan PSBB total pada Senin, 14 September 2020 Foto: Fianda Sjofjan RassatANTARA

Berbeda dengan mal yang cenderung lengang, kawasan kuliner Pantai Maju, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara cenderung ramai pengunjung. Salah satu pengunjung Kawasan Kuliner Pantai Maju, Charles (40) mengaku sengaja datang setelah mendengar berita soal pemberlakuan kembali PSBB. Dia khawatir selama PSBB berlangsung tidak ada lagi kesempatan untuk menikmati kuliner langsung di lokasi.

"Saya baca di media-media daring soal PSBB, jadi saya sempatkan datang kemari hari ini, soalnya kalau PSBB takutnya kita jadi engga bisa lagi dine-in," tutur pria yang berdomisili di Cengkareng, Jakarta Barat tersebut.

Sementara itu beberapa tenant yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku belum mendapatkan edaran resmi mengenai detail kebijakan operasional untuk pengusaha kuliner jelang PSBB total yang rencananya akan diberlakukan Senin (14/9).