Kumparan Logo

5 Catatan Menarik dari Duel Milan versus Juventus

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Duel Milan versus Juventus. Foto: Alberto PIZZOLI / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Duel Milan versus Juventus. Foto: Alberto PIZZOLI / AFP

Kemalangan demi kemalangan terus menimpa AC Milan dalam duel melawan Juventus pada laga leg I semifinal Coppa Italia di San Siro, Jumat (14/2/2020). Pada akhirnya, I Rossoneri pun harus menerima hasil imbang 1-1.

Milan mencetak gol melalui Ante Rebic di menit ke-61. 10 menit berselang, Milan harus tampil dengan 10 pemain karena Theo Hernandez mendapatkan kartu merah. Di ujung laga, Juventus mencetak gol melalui eksekusi penalti Cristiano Ronaldo.

Nah, jangan heran kalau muncul ragam catatan menarik dari pertandingan ini. kumparanBOLA telah merangkumnya di tulisan ini. Silakan disimak.

Aaron Ramsey Masih Mengecewakan

Aaron Ramsey tersungkur. Foto: Alberto PIZZOLI / AFP

Ada harapan besar yang muncul ketika Aaron Ramsey datang dengan status bebas transfer ke Juventus pada musim panas 2019. Sayangnya, musim sudah setengah berjalan, dan ekspektasi ini belum bisa diwujudkan gelandang asal Wales tersebut.

Di laga ini, Juventus kesulitan mencetak gol dan Ramsey menjadi salah satu sebabnya. Tampil sebagai gelandang box-to-box, WhoScored mencatat eks penggawa Arsenal ini hanya melepas 1 umpan kunci, 1 tembakan, dan sekali pula sukses melakukan dribel.

Imbasnya, Juan Cuadrado dan Mattia De Sciglio harus bekerja keras untuk mengkreasikan serangan Juventus dari sisi tepi. Selain itu, WhoScored memberikan nilai 6,1 untuk Ramsey dan ini merupakan yang terendah pada pertandingan ini.

Tanda Tanya untuk Pertahanan Juventus

Saat Paolo Dybala dan Zlatan Ibrahimovic berduel. Foto: Dok. AC Milan

Juventus pernah dikenal sebagai tim dengan pertahanan yang solid. Tapi, reputasi itu menguap entah ke mana pada musim ini. Sejauh ini di ajang Serie A, mereka sudah kebobolan 23 gol. Pada laga ini, Gianluigi Buffon harus menghadapi 11 dari total 23 tembakan.

Dan sudah lama sekali Juventus tak menerima tembakan sebanyak ini. Terakhir itu Agustus 2013, saat melawan Lazio. Kebobolan Juventus saat melawan Milan ini juga muncul karena lini pertahanan lengah mengawal Rebic di kotak penalti.

Jelas, demi menghindari hal-hal buruk terjadi, Juventus harus segera membenahi lini pertahanan.

Sinar Terang Ante Rebic

Ante Rebic merayakan gol ke gawang Juventus. Foto: Alberto PIZZOLI / AFP

Lagi-lagi Ante Rebic menjadi pahlawan Milan. Di 6 laga terkini dalam seluruh ajang, penyerang asal Kroasia ini sudah terlibat langsung dalam terciptanya 6 gol tim binaan Stefano Pioli itu. Rinciannya, dia sudah membukukan 5 gol dan 1 assist.

Nah, sebelum laga lawan Juventus, Rebic bikin gol ke gawang Inter Milan. Dua gol ke gawang dua tim top Italia... ini menandakan eks pemain Fiorentina ini bukan penyerang sembarangan!

Keran Gol Cristiano Ronaldo yang Terus Mengucur

Cristiano Ronaldo merayakan gol ke gawang Milan. Foto: Alberto PIZZOLI / AFP

Hampir saja Milan menang atas Juventus. Tapi, kemudian VAR (dan tentu saja, Ronaldo) menjadi penyelamat. Di menit akhir, Ronaldo sukses mencetak gol ke-7 via titik putih pada musim ini.

Berkat gol itu pula, kini Ronaldo telah berhasil mencetak gol di 8 laga terkini dalam seluruh ajang. Rinciannya, eks megabintang Real Madrid ini sudah membukukan 12 gol. Di usia 35 tahun, Ronaldo masih bisa begini: Dia memang beda.

Setidaknya, Milan Tidak Kalah

Zlatan Ibrahimovic memimpin rekan-rekannya di Milan. Foto: Alberto PIZZOLI / AFP

Gagal menang di laga ini jelas menyakitkan untuk Milan. Apalagi, keputusan wasit soal handsball Davide Calabria di akhir laga ini cukup kontroversial. Meski begitu, jika ada satu hal positif yang bisa diambil Milan, ya, mereka tidak kalah.

Dengan begitu, terputuslah rekor suram 9 kekalahan beruntun Milan dari Juventus dalam seluruh ajang. Nah, masalahnya, Milan bakal tampil tanpa Zlatan Ibrahimovic dan Theo Hernandez di laga leg II. Ini jelas tantangan serius buat mereka.