Kumparan Logo

Anak Gawang yang Pernah Ditendang Eden Hazard Kini Jadi Miliuner

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Charlie Morgan (kanan), pengusaha Au Vodka di Inggris. Foto: Instagram.com/charliem0rgan
zoom-in-whitePerbesar
Charlie Morgan (kanan), pengusaha Au Vodka di Inggris. Foto: Instagram.com/charliem0rgan

Charlie Morgan, seorang anak gawang pada 2013 silam yang pernah terlibat insiden dengan Eden Hazard kini sudah menjadi miliuner. Kala Hazard masih berseragam Chelsea, Morgan adalah sosok yang membuat pemain asal Belgia itu menerima kartu merah.

Pada saat pertandingan semifinal Piala Liga Inggris 2013, Chelsea harus mengakui keunggulan agregat 2-0 dari Swansea City. Ini menyebabkan tim asuhan Rafael Benitez waktu itu gagal melaju ke laga final.

Pada leg kedua, Chelsea yang bermain sebagai tuan rumah tak dapat menciptakan satu pun gol. Alhasil, mereka cukup frustrasi termasuk Hazard yang meluapkan kekecewaannya kepada seorang anak gawang yang berada di pinggir lapangan.

Eks Pemain Chelsea, Eden Hazard. Foto: Reuters

Sebetulnya Hazard tak sengaja menendang anak tersebut, sebab ia mengira dirinya hanya mengambil bola dengan kakinya. Namun, di luar dugaan justru anak tersebut yang berada di dekat bola tak bisa menghindari upaya Hazard untuk menendang bola supaya pertandingan kembali berlanjut.

"Anak laki-laki itu dekat dengan bola dan saya hanya mencoba menendang bola. Saya pikir bola itu yang ditendang dan bukan anak itu. Saya minta maaf," jelas Eden Hazard, dikutip dari Mirror.

X post embed

Walau Hazard langsung menerima kartu merah, ia tak marah dengan peristiwa itu, justru pemain yang kini berusia 31 tahun ini lantas meminta maaf kepada anak gawang tersebut. Bahkan Morgan diajak menuju ruang ganti Chelsea untuk menyapa para penggawa The Blues lainnya bersama Hazard.

“Charlie Morgan kemudian disebut sebagai remaja berusia 17 tahun yang terlibat dalam insiden [kartu merah Eden Hazard] tersebut, yang memutuskan saat itu tidak mengajukan tuntutan terhadap mantan bintang Lille tersebut. Setelah kejadian itu, Charlie bahkan telah berjabat tangan dengan para pemain Chelsea di ruang ganti dan bersulang untuk penonton tuan rumah walau mereka pada saat itu kalah [dari Swansea City],” tulis laporan Mirror.

Hampir satu dekade berlalu, kini Morgan sudah berusia 26 tahun dan ia sudah dikenal sebagai seorang pengusaha produk Au Vodka di Inggris bersama Jackson Quinn. Kekayaan bersihnya sekarang menurut The Times sudah mencapai 40 juta pounds (Rp 694 miliar).

“Tapi Charlie, sekarang sudah berusia 26 tahun dan sudah cukup lama dari peristiwa itu. Sebagai pemilik sebuah bisnis besar senilai 40 juta pounds [Rp 694 miliar], dengan klien selebriti termasuk Floyd Mayweather Jr, wajar untuk mengatakan bahwa dia telah mencapai prestasi itu,” lanjutnya.

Menurut laporan yang sama, Charlie Morgan dan Jackson Quinn yang sudah memulai bisnis sejak 2016 sudah berhasil mencapai berbagai prestasi. Salah satu pencapaian gemilangnya yakni mereka berhasil masuk dalam jajaran 24 pengusaha muda terkaya di Inggris versi The Times pada 2022.