Cristiano Ronaldo Tolak Ganti Rugi Usai Banting Handphone Fan Cilik
·waktu baca 2 menit

Cristiano Ronaldo membanting handphone seorang fan cilik usai Manchester United (MU) dikalahkan Everton di Goodison Park musim lalu. Usai insiden tersebut, kabarnya hingga kini pihak Ronaldo masih menolak untuk mengganti telepon seluler milik anak 14 tahun itu.
Insiden ini terjadi kala MU takluk 0-1 dari Everton di Stadion Goodison Park, 9 April lalu. Dalam sebuah video, Ronaldo terlihat mengambil gawai seorang fan berusia 14 tahun, Jacob Harding, dan kemudian membantingnya saat tengah berjalan di tunnel.
Diwartakan Mirror, kabarnya pihak Ronaldo belum mau mengganti kerugian akibat insiden tersebut. Ibu Harding, Sarah Kelly, menyebut Ronaldo enggan untuk mengganti handphone milik anaknya.
"Ronaldo belum menawarkan untuk mengganti telepon yang rusak. Jacob yang berusia 14 tahun trauma karena menjadi sasaran bully akibat insiden tersebut," tulis laporan Mirror.
Alih-alih mendapat ganti rugi, Sarah Kelly mengeklaim dirinya malah mendapat ancaman dari pihak Ronaldo. Kelly merasa dirinya diintimidasi oleh asisten pribadi Ronaldo, Sergio.
Kedua pihak sempat berbicara melalui telepon. Namun, asisten pribadi Ronaldo itu malah mengancam Sarah Kelly. Sergio menyebut Sarah Kelly harusnya gentar dengan nama besar yang dimiliki Ronaldo.
Usai insiden tersebut, Ronaldo sempat mengundang Harding untuk menyaksikan laga di Stadion Old Trafford. Harding sendiri merupakan seorang pengidap autisme.
Dari penuturan sang ibu, tangan Harding sampai memar karena insiden tersebut. Sementara itu, Ronaldo mengaku tak kuasa menahan gejolak emosinya.
Di lain pihak, Kepolisian Merseyside telah memberikan cautions atau peringatan kepada Ronaldo akibat tindakan tersebut. Permasalahan tersebut pun ditangani secara hati-hati dan sudah usai.
"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa seorang pria berusia 37 tahun hadir secara sukarela dan diwawancarai dengan hati-hati sehubungan dengan tuduhan penyerangan dan kerusakan kriminal," bunyi pernyataan Polisi Merseyside, Rabu (17/8) lalu.
"Tuduhan itu terkait dengan insiden setelah pertandingan sepakbola Everton vs Manchester United di Goodison Park pada Sabtu, 9 April."
"Masalah ini telah ditangani dengan cara kehati-hatian bersyarat. Masalahnya sekarang telah selesai," tutup pernyataan tersebut.
