Dejan Kulusevski dan Siasat Transfer Jitu Atalanta

Juventus telah resmi menggaet Dejan Kulusevski dari Atalanta. Total uang senilai 35 juta euro plus bonus 9 juta euro jadi alat tukarnya.
Eh, kami tak akan berbicara jauh soal Kulusevski di sini. Toh, potensi pemain berusia 19 tahun itu sudah pernah kami bahas sebelumnya.
Atalanta tak kalah menarik buat disorot. Khususnya, soal siasat transfer mereka yang jitu. Perlu diingat, klub asal Bergamo itu cuma mengeluarkan 165 ribu euro ketika mengangkut Kulusevski sebagai pemain akademi pada 2016 lalu.
"Kami membayar kurang dari 200 ribu euro untuk mendatangkannya. Katakanlah kami membayar setengahnya," kata Giovanni Sartori selaku Direktur Olahraga Atalanta kepada Gazzetta dello Sport.
See? Bisa dibayangkan seberapa besar profit mereka. Itu baru satu transaksi, lho.
Atalanta sebelumnya juga untung besar saat melepas Franck Kessie ke Milan dengan banderol 32 juta euro. Padahal, cuma 1,5 juta euro yang mereka rogoh untuk mendapatkan jasa pemain asal Pantai Gading itu pada 2015.
Begitu juga dengan Bryan Cristante yang mereka beli seharga 5 juta euro dari Benfica 2014 lalu. Empat tahun berselang, AS Roma menebusnya di angka 30 juta euro.
Kebijakan transfer ini tak hanya membuat Atalanta sebagai klub penghasil uang saja. Mereka berhasil menuai prestasi.
Pada edisi 2016/17 misalnya, Atalanta berhasil finis di peringkat keempat Serie A. Musim lalu lebih hebat lagi, Gli Orobici nangkring di posisi ketiga. Pencapaian itu jadi yang terbaik sepanjang sejarah klub.
Tak sampai di sana, Atalanta menjadi sensasi usai lolos ke ke babak 16 besar Liga Champions 2019/20. Mereka mampu tampil konsisten di pentas liga. Pasukan Gian Piero Gasperini itu masuk di posisi lima besar klasemen sementara.
