Eric Bailly Tuduh MU Lebih Istimewakan Pemain Inggris
·waktu baca 2 menit

Eric Bailly blak-blakan mengungkapkan borok klub asalnya, Manchester United (MU). Bek asal Pantai Gading yang tengah dipinjamkan ke Marseille selama semusim tersebut menuduh bahwa The Red Devils lebih mengistimewakan pemain asal Inggris.
Bailly kecewa dengan situasi tersebut. Ia menilai bahwa klub seharusnya membuka ruang bagi pemain lain untuk mendapat kesempatan turun berlaga. Ia merasa bahwa MU memprioritaskan pemain asal Inggris.
"Klub harus menghindari memilih pemain Inggris dan memberi semua orang kesempatan. [Klub harus] mendorong persaingan di ruang ganti, tidak hanya melihat segelintir nama. Saya selalu merasa bahwa pemain nasional [Inggris] diprioritaskan," kata Bailly, dikutip dari Goal International.
"Itu tidak terjadi di Chelsea atau klub besar Premier League lainnya. Beberapa orang menerima begitu saja, namun itu melemahkan tim," imbuh bek berusia 28 tahun ini.
Lebih lanjut, Bailly berharap bahwa pelatih anyar MU, Erik ten Hag, dapat mengubah kondisi tersebut.
"Untungnya [Erik] Ten Hag memiliki banyak karakter dan saya harap dia bisa mengubah dinamika itu [mengistimewakan pemain Inggris]," pungkas Bailly.
Menyoal kiprah Bailly di MU khususnya pada musim lalu, tercatat ia hanya mengemas tujuh penampilan lintas ajang. Hal itu berbanding jauh dengan penampilan bek asal Inggris, Harry Maguire, yang melakoni 37 pertandingan lintas ajang.
Jika menengok musim ini, ada perubahan yang dilakukan Erik ten Hag untuk menentukan starting line up. Juru taktik asal Belanda tersebut berani mencandangkan Maguire yang notabene rutin tampil pada musim lalu dan merupakan kapten tim.
Dalam empat laga terakhir ‘Setan Merah’, hanya ada dua nama pemain Inggris yang menjadi starter, yakni Marcus Rashford dan Jadon Sancho. Sementara pada dua laga awal Liga Inggris, empat pemain asal Inggris dipercaya Ten Hag sebagai starter. Selain Rashford dan Sancho, dua nama lainnya adalah Maguire dan Luke Shaw.
Adapun saat Maguire dan Shaw turun berlaga, MU menelan kekalahan. Sedangkan saat keduanya tidak turun berlaga, The Red Devils berhasil merebut kemenangan. Teranyar, MU sukses menumbangkan Arsenal 3-1.
