kumparan
25 Februari 2019 7:04

Guardiola Puji Karakter Kuat Pemain-pemain Manchester City

Man City
Pep Guardiola dan staf kepelatihan City berpose dengan trofi Piala Liga. Foto: Reuters/David Klein
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Manchester City berhasil mempertahankan sebuah gelar juara. Keberhasilan itu diraih di ajang Piala Liga usai mengalahkan Chelsea lewat adu penalti dalam pertandingan final yang digelar di Wembley, Minggu (24/2/2019) malam WIB.
ADVERTISEMENT
Pelatih City, Pep Guardiola, memuji karakter para pemainnya usai kemenangan historis tersebut. Namun, bukan cuma pemain City yang dipuji olehnya. Chelsea yang memberi perlawanan hebat juga mendapat sanjungan dari eks pemain Roma dan Brescia itu.
"Aku senang dengan hasil ini. Kami butuh adu penalti, jadi kuberikan pujian bagi Chelsea yang tampil sangat bagus. Mereka punya banyak pemain juara. Setelah hasil dua pekan lalu (di mana City menang 6-0 atas Chelsea, red), kami tahu segalanya bakal lebih sulit," ujar Guardiola seperti dilansir situs resmi klub.
Man City
Manchester City juara Piala Liga. Foto: Reuters/Andrew Couldridge
"Dalam adu penalti, yang terpenting adalah karakter dan para pemainku menunjukkan itu. Di adu penalti segalanya bisa terjadi. Kami bahagia bisa mempertahankan gelar untuk pertama kali dalam sejarah," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Pada pertandingan itu Manchester City dan Chelsea bermain tanpa gol selama 120 menit. Pada babak adu penalti, dari kubu City, hanya Leroy Sane yang gagal menunaikan tugasnya. Sementara, di pihak Chelsea, ada David Luiz dan Jorginho yang tak mampu membobol gawang Ederson Moraes. Pada tendangan penentu, Raheem Sterling yang jadi algojo dengan tenang mampu menaklukkan kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga.
Keberanian Sterling dalam mengambil eksekusi penentuan itu pun mendapat pujian dari Guardiola. "Dia bilang, 'Aku akan mengambilnya. Aku akan mencetak gol terakhir' -- dan dia melakukannya dengan sangat baik! Aku menghargai semua pemain yang punya keberanian untuk mengemban tanggung jawab. Tekanan di situ begitu tinggi tetapi Raheem sepertinya menyukai tekanan tersebut. Sangat menyenangkan melihatnya," kata Guardiola.
ADVERTISEMENT
Raheem Sterling
Raheem Sterling dengan trofi Piala Liga. Foto: Reuters/Carl Recine
Sepintas, semua terlihat menyenangkan bagi City. Akan tetapi, mereka kembali dari laga final ini dengan sebuah kerugian. Pasalnya, dua pemain andalan mereka, Fernandinho dan Aymeric Laporte, harus mengalami cedera. Meski begitu, Guardiola menganggap ini hal yang lumrah.
"Ini hal yang biasa terjadi. Lihat apa yang terjadi pada [Manchester] United hari ini. Mereka kehilangan tiga pemain di babak pertama, jadi ini tak cuma terjadi pada kami. Ada terlalu banyak pertandingan. Terkadang lapangannya tidak bagus, bolanya tidak bagus, dan pada akhirnya, para pemain bertumbangan. Aku kagum dengan bagaimana mereka bisa bermain sesering itu tanpa cedera tetapi terkadang hal itu terjadi juga," kata pelatih asal Santpedor tersebut.
"Di negara lain, pertandingannya lebih sedikit. Kompetisinya tidak seketat di sini. Sekarang kami harus menghadapi Schalke dengan kehilangan para pemain kunci. Namun, aku percaya dengan para pemainku. Mereka yang tidak terlalu sering bermain akan membantu kami di situasi seperti ini," tutup Guardiola.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan