Kumparan Logo

I.League Tekankan Super League Musim Ini Masih Tanpa Suporter Tandang

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah Jakmania mengibarkan bendera saat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.  Foto: Darryl Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah Jakmania mengibarkan bendera saat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League, kembali menegaskan bahwa larangan suporter tandang masih berlaku. Mereka ingin setiap pihak untuk tetap mematuhi aturan ini.

Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah PSSI dalam upaya transformasi sepak bola Indonesia usai Tragedi Kanjuruhan pada 2022. Diharapkan regulasi ini bisa membawa dampak positif.

Selain itu, mereka mereka juga mengeklaim bahwa kebijakan ini merupakan arahan dari FIFA. I.League menjelaskan bahwa mereka menjalankan kompetisi sesuai arahan PSSI.

I.League juga berharap panpel di setiap pertandingan untuk bisa mengambil langkah sebagai bentuk antisipasi kehadiran suporter tim tamu.

Bobotoh hadir di latihan Persib jelang lawan Persija. Foto: Instagram/ @persib_official

Berikut Pernyataan Resmi I.League, Kamis (13/11):

I.League sebagai operator kompetisi sepak bola profesional Indonesia, mengkonfirmasi bahwa kebijakan larangan kehadiran suporter klub tamu (away fans) masih diberlakukan untuk musim kompetisi 2025/26

Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari aturan yang telah diterapkan secara konsisten sejak musim 2022/23. Pemberlakuan aturan ini pertama kali diambil sebagai bagian dari langkah transformasi sepak bola nasional pasca Tragedi Kanjuruhan.

PSSI dalam berbagai kesempatan telah menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil selama masa transisi transformasi sepak bola Indonesia, sejalan dengan arahan yang diterima dari FIFA untuk pembenahan tata kelola pertandingan. Aturan ini terus berlanjut pada musim 2023/24, 2024/25, dan kini musim 2025/26. Larangan kehadiran suporter tim tamu telah diatur secara spesifik dalam Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/26.

Pada Pasal 5 ayat 7, disebutkan bahwa pada masa transisi transformasi sepak bola nasional, seluruh pertandingan sepak bola nasional, termasuk kompetisi, tidak dapat dihadiri oleh suporter klub tamu. Regulasi ini juga menegaskan bahwa klub terkait akan bertanggung jawab penuh atas kehadiran suporter mereka jika larangan tersebut dilanggar.

Selanjutnya, Pasal 5 ayat 8 memberikan mandat kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan. Panpel diwajibkan untuk mengambil langkah-langkah antisipasi atas potensi kehadiran suporter klub tamu, serta harus mempersiapkan rencana keselamatan dan keamanan yang merujuk pada Regulasi Keselamatan dan Keamanan PSSI 2021.

I.League menegaskan komitmennya untuk menjalankan kompetisi sesuai dengan arahan dan regulasi yang telah ditetapkan oleh PSSI. Pemberlakuan kembali aturan ini adalah murni implementasi dari keputusan federasi demi kelancaran dan keamanan kompetisi nasional.