Kumparan Logo

Ismed Sofyan: Menggelar Liga 1 Tanpa Penonton Juga Berisiko

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Persija Jakarta, Ismed Sofyan Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Persija Jakarta, Ismed Sofyan Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk kompetisi Liga 1 2020 yang ditangguhkan PSSI sejak 26 Maret 2020. Salah satunya dengan menggelar pertandingan tanpa penonton.

Menurut bek senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan, ide menggulirkan pertandingan tanpa penonton itu baik. Namun, lanjut bek asal Aceh itu, kultur sepak bola Indonesia dan negara lain berbeda.

''Kalau saya pikir risiko juga. Risikonya begini. Warga kita 'kan agak sulit untuk mengikuti dan menjaga aturan. Takutnya, nanti tanpa penonton mereka tetap berbondong-bondong ke stadion dan di luar stadion kumpul,'' kata Ismed ketika dihubungi, Kamis (14/5).

''Takutnya lagi, ketika mereka di luar stadion, mereka nobar karena sudah lama enggak nonton bola dan alasan lain sebagainya. Nah, itu yang perlu diantisipasi juga. Mungkin di dalam stadion aman, tetapi di luar nanti ramai,'' tuturnya.

embed from external kumparan

Masa depan Liga 1 2020 akan ditentukan pada 29 Mei. Jika kurva penyebaran COVID-19 menurun, kompetisi akan dilanjutkan pada 1 Juli.

Meski demikian, PSSI juga mesti mengantongi izin dari pemerintah untuk menggulirkan kompetisi. Jika tidak mendapat izin, Liga 1 dan Liga 2 2020 bisa saja disetop.

====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!