Kalau Gabriel Jesus Ditukar Douglas Costa, Siapa yang Untung dan Rugi?

6 April 2020 14:45 WIB
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Douglas Costa (kiri) dan Gabriel Jesus. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Douglas Costa (kiri) dan Gabriel Jesus. Foto: AFP
ADVERTISEMENT
Beredar rumor bahwa Manchester City dan Juventus bakal kembali melakukan tukar guling di bursa transfer musim panas mendatang. Juventus berencana memberikan Douglas Costa, agar mereka bisa mendapatkan Gabriel Jesus dari City.
ADVERTISEMENT
Lantas, apa plus-minus dari keputusan ini untuk kedua tim? Nah, simak analisis kumparanBOLA berikut, ya.
Plus: Douglas Costa Sudah Paham Pep Guardiola
Douglas Costa saat membela Bayern Muenchen. Foto: Reuters
Sejak 2016, Manchester City dilatih Pep Guardiola. Sosok kelahiran Santpedor, Spanyol, ini pun tentu tak asing untuk Douglas Costa. Sebab, keduanya sempat bekerja sama di Bayern Muenchen.
Yah... Meski cuma untuk di musim 2015/16 saja.
Meski begitu, satu musim ini sudah cukup untuk membikin Costa berkembang sebagai pemain. Dalam sesi wawancara di DAZN, eks penggawa Shakhtar Donetsk ini mengungkapkan bahwa Guardiola sudah membantunya memahami permainan dengan lebih baik.
"Guardiola merupakan sosok yang sudah memberikan impak besar dalam perkembangan saya sebagai seorang pemain. Dia bilang ke saya, 'Saya punya rencana buat kariermu, apa kamu siap belajar sepak bola?'. Saya tentu mengiyakan ajakan ini," papar Costa.
ADVERTISEMENT
Alhasil, di musim 2015/16, Costa dipercaya Guardiola dan dia pun tampil trengginas. Tercatat Costa sukses membikin 7 gol dan 18 assist pada musim debutnya di Bayern dan Bundesliga itu.
Dengan riwayat ini, Costa bisa saja hanya butuh waktu singkat untuk memahami gaya permainan City era Guardiola.
Plus: Douglas Costa Bisa Mengisi Pos Leroy Sane
Douglas Costa, penyerang Juventus. Foto: Isabella BONOTTO / AFP
Tentu riwayat kerja sama bukan satu-satunya selling point Costa untuk City. Sebagai seorang pemain sayap, Costa boleh dikatakan memiliki atribut yang hampir sempurna.
Dribel merupakan atribut yang paling menonjol dari permainan pemain asal Brasil ini, dan dengan itu Costa bisa melakukan cut-inside dengan leluasa. Selain itu, Costa juga memiliki kemampuan eksekusi tendangan bebas yang bagus dan jago melepas umpan.
ADVERTISEMENT
Jika pada akhirnya City melepas Leroy Sane ke Bayern Muenchen, mereka bakal mendapatkan pengganti sepadan dalam diri Costa.
Ya, memang, musim ini Costa hanya tercatat rata-rata tampil 37,7 menit per laga dari total 18 penampilan. Walau begitu, Costa masih bisa menyumbangkan 2 gol dan 5 assist.
Ini menandakan, sebenarnya Costa hanya butuh kepercayaan dan ide yang jelas dari pelatih supaya bersinar.
Plus: Gabriel Jesus, Striker Muda dan Berbakat
Gabriel Jesus merayakan gol ke gawang Everton. Foto: Reuters/Andrew Yates
Cristiano Ronaldo telah berusia 35 tahun, dan Gonzalo Higuain 32 tahun. Dari sini, terlihat jelas Juventus memang perlu memikirkan regenerasi posisi striker sebelum semuanya terlambat.
Gabriel Jesus bisa menjadi solusi buat Juventus. Usianya 23 tahun, dan musim ini dia sudah mencetak 18 gol. Eks striker Palmeiras ini jago dalam menyelesaikan peluang dengan kaki dan kepala. Atribut ini dilengkapi dengan kapabilitas membaca alur laga yang baik.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Jesus bisa berpindah tempat ke sisi tepi jika diperlukan. Jesus pula bisa diandalkan dalam urusan umpan, dan catatan 6 assist yang dia torehkan musim ini merupakan bukti nyata.
Dengan semua ini, Jesus tentu bisa menjadi momok bagi tim lawan sekaligus berkah bagi timnya sendiri.
Harus dicatat pula dia baru berusia 23 tahun. Ini berarti, Jesus masih bisa lebih baik lagi. Dengan bimbingan penyerang hebat macam Ronaldo dan Higuain, bukannya tak mungkin kelak Jesus bisa menjadi salah satu striker terbaik di dunia.
Minus: Jadi, Siapa Penerus Aguero di City?
Pep Guardiola mendekap Sergio Aguero dan Gabriel Jesus. Foto: REUTERS/Toby Melville
Sergio Aguero kini sudah berusia 31 tahun, dan kontraknya tersisa hingga 2021. Striker berkebangsaan Argentina ini juga berencana kembali ke Argentina dan memperkuat Independiente saat masa baktinya di City habis pada 2021 mendatang.
ADVERTISEMENT
Nah, pertanyaannya, kalau Aguero dan Jesus hengkang, siapa yang bakal menjadi wajah di posisi striker City? Sebab, hanya dua nama ini yang berposisi sebagai striker di skuat City saat ini.
Tentu bukannya tak mungkin City membeli striker anyar di bursa transfer musim panas nanti. Tetapi, pemain baru membutuhkan adaptasi. Sementara, Jesus sudah cukup dekat untuk mencapai potensi terbaiknya sebagai penyerang tengah.
Minus: Usia Douglas Costa Itu 29 Tahun
Douglas Costa. Foto: Reuters/Alberto Lingria
Costa memang memiliki sejumlah keunggulan. Tapi, dia memiliki kelemahan yang harus dipertimbangkan City: Usianya 29 tahun.
Di usia segini, Costa sudah matang secara mental sebagai seorang pemain. Tapi, di lain sisi, ini berarti Costa mungkin hanya punya 2-3 musim saja sebelum performanya meredup karena usia.
ADVERTISEMENT
Dengan kata lain, langkah tukar guling Jesus-Costa ini lebih banyak memberikan minus buat City daripada untuk Juventus.
===
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!