kumparan
30 Oktober 2018 7:15

Kebaikan Bos Leicester Takkan Lekang dalam Ingatan Mahrez

Riyad Mahrez
Mahrez rayakan gol ke gawang lawan. (Foto: REUTERS/Rebecca Naden)
Sebagai bos Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha memiliki banyak hal-hal baik yang layak dikenang. Ini tak hanya bagaimana pebisnis asal Thailand ini membuat The Foxes lepas dari jerat utang dan sehat secara finansial, atau gelar Premier League yang direngkuh pada musim 2015/16. Melainkan juga menyoal kepribadiannya.
ADVERTISEMENT
Vichai dikenal sebagai sosok yang tak segan bertegur sapa dengan seluruh pegawai Leicester. Entah itu pemain, manajer, staf pelatih, dan bahkan petugas bersih-bersih. Usai laga di King Power Stadium, tak jarang Vichai akan mampir untuk melakukan hal tersebut.
Itulah yang membikin begitu banyak manusia yang merasakan ikatan emosional dengan Leicester berlomba-lomba memberikan tribute untuk Vichai setelah dia wafat dalam kecelakaan helikopter, Minggu (28/10/2018). Salah satunya adalah Riyad Mahrez.
Memang, Mahrez sudah tak lagi menjadi pemain Leicester. Sejak bursa transfer musim panas silam, dia telah menjadi pemain Manchester City. Meski begitu, hal ini tak membatasinya untuk memberikan tribute kepada Vichai.
Riyad Mahrez
Mahrez kembali moncer di bawah Puel. (Foto: Reuters/Peter Powell)
Dalam laga melawan Tottenham Hotspur di Stadion Wembley, Selasa (30/10/2018) dini hari WIB, Mahrez mencetak gol setelah mendapatkan umpan matang dari Raheem Sterling ketika laga berjalan 6 menit. Setelah gol tercipta, Mahrez mengangkat tangan ke langit dan itulah cara pesepak bola asal Aljazair itu memberikan tribute untuk Vichai.
ADVERTISEMENT
“Jujur saja, kejadian itu sangat berat untuk saya. Saya tidak berharap kejadian seperti ini bisa benar-benar terjadi,” kata mantan pemain Le Havre itu kepada Sky Sports selepas laga. Ketika mengeluarkan pernyataan itu, mata Mahrez berkaca-kaca dan suaranya terdengar berat.
“Si bos (Vichai, red) sangat spesial untuk saya. Saya menghabiskan empat setengah musim di sana. Saya memiliki banyak memori manis dengannya. Dia orang baik dan dia telah melakukan banyak hal baik untuk saya dan Leicester. Makanya, ketika mencetak gol, saya mengangkat tangan saya” lanjutnya.
Tindakan Mahrez ini mendapat dukungan dari Pep Guardiola. "Dia tahu Vichai luar dan dalam. Saya tahu, kabar wafatnya beliau merupakan pukulan telak bagi keluarga Leicester," kata sosok yang telah menjadi manajer The Citizens sejak musim panas 2016 itu.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan