Kisah Ben Brereton: Andalan Cile yang Pernah Bantu Inggris Juarai Euro U-19

15 Juli 2021 17:11
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ben Brereton, eks pemain Timnas Inggris yang kini bela Timnas Chile. Foto: DOUGLAS MAGNO / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ben Brereton, eks pemain Timnas Inggris yang kini bela Timnas Chile. Foto: DOUGLAS MAGNO / AFP
ADVERTISEMENT
Ben Brereton, salah satu penggawa andalan Cile masa kini, pernah menjadi wonderkid Inggris. Ia pernah membantu The Three Lions muda menjuarai Piala Eropa (Euro) U-19.
ADVERTISEMENT
Lahir di Stoke-on-Trent, 18 April 1999, Brereton memiliki ayah asli Inggris dan ibu dari Cile. Ayahnya, Martin Brereton, seorang polisi Inggris dan mantan pesepak bola amatir di Potteries yang bermain di District Sunday League.
Ibunya, Andrea Diaz, lahir di Concepcion, Cile, yang bekerja di perusahaan keramik ternama di Stoke-on-Trent, yakni Churchill China PLC. Brereton menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan klub Championship Division, Nottingham Forest, pada musim panas 2015 usai menempa diri di akademi Stoke City.
Meski begitu, Brereton tidak langsung masuk skuad utama. Dia harus memulainya dari tim junior The Forest. Barulah setelah menjalani performa impresif dengan 15 gol dalam 20 penampilan, ia menandatangani kontrak baru pada 31 Desember 2016.
ADVERTISEMENT
Kontrak tersebut memungkinkan Brereton melakukan debut di tim utama Nottingham Forest pada 25 Januari 2017. Dia bermain sebagai pemain pengganti pada menit ke-76 saat kalah 0-2 dari Leeds United.
Kemudian, Brereton mencetak gol pertama untuk Nottingham pada 4 Februari 2017. Gol di injury time melawan Aston Villa tersebut memberi The Forest kemenangan 2-1 di kompetisi kasta kedua Inggris.
Pada 27 Maret 2017, usai membuat 10 penampilan dan mencetak gol melawan Fulham serta Brentford, Ben Brereton dinominasikan untuk penghargaan Championship Apprentice of the Year. Dua pemain lain yang dinominasikan adalah Lloyd Kelly (Bristol City) dan George Hirst (Sheffield Wednesday).
Brereton diumumkan sebagai pemenang di EFL Awards di Hilton Hotel, Park Lane, pada 9 April 2017. Alhasil, dia mendapatkan perpanjangan kontrak jangka panjang dari Forest pada 22 Juni 2017. Itu membuatnya terikat kontrak di klub hingga 30 Juni 2021.
ADVERTISEMENT
Namun, pada 28 Agustus 2018, Brereton dipinjamkan ke Blackburn Rovers, dengan maksud untuk menjadikan transfer tersebut permanen pada jendela transfer Januari 2019.
Lalu, pada 4 Januari 2019, kepindahan dibuat permanen dengan biaya yang tidak diungkapkan, tapi diyakini 7 juta pounds (setara Rp140 miliar). Setelah dua musim pertama banyak menjadi cadangan, di musim ketiga ia diberi kesempatan tampil lebih banyak.
Perjalanan karier Ben Brereton cukup bagus di level junior, membuatnya dipanggil Inggris U-19. Ia ikut serta dalam turnamen Piala Eropa (Euro) U-19 pada 2017 bareng Mason Mount dan Reece James, di mana Inggris keluar sebagai juara.
Brereton menjadi salah satu top skorer turnamen dengan torehan 3 gol. Ia juga sempat merasakan tampil di Inggris U-20, namun hanya sekali saja. Setelahnya, tak ada lagi panggilan untuknya dari The Three Lions karena ia tak pernah bermain di Premier League.
ADVERTISEMENT
Ternyata, penampilan Ben Brereton bersama Inggris U-19, Nottingham, dan Blackburn terdengar para petinggi Asosiasi Sepak Bola Cile (FFC). Mereka segera menghubungi ibunya untuk meminta izin apakah sang putra boleh membela La Roja.
Bak gayung bersambut, ibunya mengizinkan. Brereton juga setuju karena sadar akan sulit membela The Three Lions di Euro 2020. Akhirnya, pada 24 Mei 2021, ia dipanggil ke skuad Cile untuk pertama kali oleh Martin Lasarte untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona CONMEBOL melawan Argentina dan Bolivia.
Meski memiliki ibu asal Cile, Brereton tidak bisa Bahasa Spanyol. Sejak kecil dia tinggal di Inggris dan belum pernah ke Cile, sehingga hanya bisa bicara Bahasa Inggris. Namun, bukan berarti dia kesulitan berkomunikasi dengan rekan-rekan barunya di La Roja.
ADVERTISEMENT
"Saya telah mempelajari kata kunci. Mereka juga membekali saya dengan kata-kata dasar sepak bola, dan pemahaman saya dengan rekan satu tim sudah sangat baik. Semua orang telah menerima saya dengan sangat baik, baik pemain maupun staf pelatih," ujarnya tentang panggilan La Roja, dikutip dari Lancashire Telegraph.
"Jelas, saya telah berbicara lebih banyak dengan Francisco Sierralta (bek Watford), yang berbicara Bahasa Inggris dengan sangat bagus serta bermain di divisi yang sama dengan saya," ungkap Brereton.
"Saya juga banyak berbicara dengan Sebastian Vegas (Monterrey), karena saya bersamanya pada malam pertama, dan dia juga berbicara Bahasa Inggris dengan sangat baik. Namun, secara umum, saya bergaul dengan baik dengan semua orang," tambah pemilik 18 caps untuk Inggris U-19 itu.
ADVERTISEMENT
Panggilan pertama ternyata berkesan. Ben Brereton kemudian dimasukkan dalam skuad Cile untuk Copa America 2021. Pada 14 Juni 2021, dia melakukan debut untuk La Roja di Copa America ketika masuk dari bangku cadangan melawan Argentina dengan hasil imbang 1-1.
Lalu, hanya berselang empat hari, Brereton masuk starting line-up dan menjadi pencetak gol kemenangan 1-0 atas Bolivia.
"Dia anak laki-laki yang seperti banyak orang telah pergi mencari pilihan di negara lain. Ibunya orang Cile. Dia telah bermain di tim junior Inggris dan sedang dalam proses. Tapi, itu tidak mencegahnya bermain untuk Chile. Kemungkinan itu meningkat dan dia masih muda," kata Lasarte.
"Dia adalah pemain yang valid, muda, dan memiliki karakteristik yang tidak berlimpah. Dia tinggi dan jauh melebihi rata-rata pemain Cile. Kemungkinan itu dinaikkan kepadanya dan dia sangat senang. Kami berharap dia bisa memberikan apa yang kami inginkan," tambah pelatih asal Uruguay itu.
ADVERTISEMENT
Di negara seperti Cile, sangat sulit menemukan pemain dengan postur di atas 180 cm. Pemain depan seperti Alexis Sanchez hanya berpostur 169 cm. Begitu pula Eduardo Vargas dengan 173 cm. Bahkan, Jean Meneses hanya setinggi 163 cm.
"Ini dapat menimbulkan polemik. Namun, secara umum kami telah mencoba untuk memilih yang terbaik, baik untuk saat ini atau karena kami memahami bahwa mungkin ada proyeksi. Dalam beberapa kasus kami memiliki lebih sedikit pilihan dan itulah yang ada," pungkas mantan pelatih Real Sociedad itu.
Namun, perjuangan Brereton bersama Cile di pentas Copa America 2021 tak berlangsung lama. Mereka disingkirkan Brasil di babak perempat final.
Menurut catatan Transfermarkt, Brereton telah berhasil mengemas 20 gol dan 16 assist dari 148 pertandingan di semua ajang pada level klub.
ADVERTISEMENT
****
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020