Kisah Sekelompok Remaja 19 Tahun Jadi Pemilik Klub Termuda di Dunia

4 Agustus 2022 21:22
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
 Walton & Hersham FC. Foto:  Walton & Hersham FC
zoom-in-whitePerbesar
Walton & Hersham FC. Foto: Walton & Hersham FC
ADVERTISEMENT
Klub asal Inggris, Walton & Hersham, boleh jadi terdengar asing di telinga penggemar sepak bola dunia. Namun, klub yang mentas di Divisi 8 Liga Inggris tersebut mempunyai fakta menarik di dalamnya.
ADVERTISEMENT
Diwartakan BBC, Walton & Hersham adalah klub dengan pemilik termuda di dunia. Pada 2019, Walton & Hersham dibeli oleh sekelompok remaja berusia 19 tahun.
Sekelompok pemuda tersebut terdiri dari tujuh orang. Mereka adalah Jack Newton, Calogero Scanella, Sartej Tucker, Thomas Bradbury, Ben Madelin, Stephen Karidi, dan Reme Edentanlen.
Mula-mula, rencana kelompok pemuda tersebut mengambil alih Walton & Hersham datang dari ide Calogero. Lalu, mereka kerap kali berkumpul di sebuah pub bernama The Mill yang terletak di Kingston upon Thames, London, untuk membahas pengambilalihan klub berjuluk The Swans dari pemiliknya Alan Smith.
"Seluruh ide berasal dari Calogero. Dia pergi ke pertandingan dan berbicara dengan pemiliknya. Dia mendapat ide bahwa mereka mencoba untuk mengambil alih," kata Newton.
ADVERTISEMENT
Awalnya, kelompok pemuda itu tidak yakin untuk mengambil alih Walton & Hersham dari tangan Alan Smith karena masalah biaya. Namun, pada akhirnya, ketujuh pemuda yang masih duduk di bangku sekolah itu berhasil mengakuisisi Walton & Hersham usai mendapat biaya pinjaman.
"Kami hampir tidak punya uang untuk melakukan ini. Kami adalah siswa berusia 19 tahun yang mengumpulkan pinjaman untuk membiayai semuanya. Itu sebabnya kami bertujuh. Masing-masing menyumbangkan beberapa ribu pounds," lanjut Newton.
Walton & Hersham. Foto: Twitter @waltonhershamfc.
zoom-in-whitePerbesar
Walton & Hersham. Foto: Twitter @waltonhershamfc.
Tiga tahun telah dilalui kelompok pemuda tersebut sebagai pemilik Walton & Hersham. Hasilnya, The Swans berhasil dua kali promosi dan akan mentas di Divisi 8 Liga Inggris pada musim 2022/23.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Bahkan, di tangan ketujuh pemuda tersebut, Walton & Hersham menjelma menjadi klub yang terkenal, khususnya di media sosial TikTok. BBC melaporkan bahwa Walton & Hersham memiliki 753.700 pengikut di TikTok. Angka sebesar itu mengalahkan jumlah pengikut TikTok tujuh kontestan Premier League.
ADVERTISEMENT
"Walton & Hersham memiliki 753.700 pengikut di TikTok. Jumlah itu lebih banyak dari Nottingham Forest (210.200), Fulham (272.100), Brighton & Hove Albion (344.500), Southampton (440.700), Crystal Palace (459.100) dan Bournemouth (585.700)," bunyi laporan BBC.
Selain itu, dampak positif kehadiran tujuh pemuda tersebut sebagai pemilik Walton & Hersham turut dirasakan dalam segi penjualan jersi. Pada musim lalu, Walton & Hersham yang bekerja sama dengan Classic Football Shirt untuk mendistribusikan jersi, berhasil menjual jersi replika Walton & Hersham ke lebih dari 30 negara.
"Bagi klub non-liga untuk dapat menjual perlengkapan ke setiap benua di dunia adalah hal yang gila," kata salah satu pemilik Walton & Hersham, Tucker.
"Orang-orang sangat tertarik dengan cerita kami dan apa yang kami coba lakukan. Pada tingkat kami saat ini, kami harus mencapai satu juta pengikut TikTok pada akhir Oktober," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, pelatih Walton & Hersham, Scott Harris, turut memberikan sanjungan kepada pemilik klub. Ia menilai bahwa ketujuh pemuda tersebut melakukan tugasnya dengan sangat profesional.
"Saya merasa cukup percaya diri kami akan bekerja sama dengan baik ketika saya menerima pekerjaan itu," kata Harris
"Semuanya sangat profesional dan semua pemilik bekerja keras. Mereka telah membawa energi dan ide ke klub," lanjut Harris yang berusia 41 tahun.
Walton & Hersham akan memulai petualangannya di Divisi 8 Liga Inggris atau lebih tepatnya di Isthmian League South Central Division pada Sabtu (13/8) mendatang. The Swans akan bertamu ke markas Marlow.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020