Madura United Berencana Bayarkan 50 Persen Gaji meski Tak Lanjutkan Kompetisi

Bagi Madura United Liga 1 2020 sudah selesai. Meski PSSI berencana melanjutkan kompetisi di tengah COVID-19, mereka sudah mengambil sikap untuk tak ambil bagian.
Keamanan dan keselamatan pemain serta ofisial tim jadi alasan utama manajemen Madura United untuk memilih absen. Terlebih, penyebaran virus corona di Jawa Timur, yang merupakan home base tim, masih tinggi.
Meski tak ambil bagian di lanjutan Liga 1, manajemen Madura United bakal tetap membayar gaji pemain. Pernyataan ini disampaikan Direktur Madura United, Haruna Soemitro.
''Manajemen akan tetap memberikan gaji. Pemain itu kan aset kami. Jadi, kami enggak akan menyia-nyiakan mereka. Pasti mereka akan kami jaga,'' kata Haruna ketika dihubungi melalui pesan singkat.
Rencana awalnya, manajemen akan memberikan gaji pemain sebesar 50 persen dari kontrak. Akan tetapi, kata Haruna, rencana ini masih akan dibicarakan dengan pemain dan ofisial terlebih dahulu.
''Kami juga masih menunggu keputusan status kompetisi dari PSSI,'' tuturnya.
PSSI berencana menggulirkan kembali Liga 1 pada September atau Oktober 2020. Sejumlah regulasi baru telah disiapkan. Salah satunya protokol menggelar pertandingan di tengah pandemi COVID-19.
Hanya saja, hingga saat ini, PSSI belum memberikan keputusan final. Mereka akan menggelar rapat terlebih dahulu dengan Komite Eksekutif (Exco).
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!
