Miftahul Hamdi Isi Jeda Kompetisi dengan Berjualan Emas

Persiraja Banda Aceh sudah meliburkan pemain sejak 24 Maret hingga batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan itu dilakukan seiring imbauan pemerintah yang diturunkan kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1.
Para pemain Laskar Rencong sudah dipulangkan. Namun, mereka tetap diwajibkan berlatih individual di kediaman masing-masing.
Selain berlatih pribadi, penggawa Persiraja juga punya kesibukan lain. Miftahul Hamdi misalnya, memilih membantu orang tua berjualan emas di toko di luar jam latihan.
“Sekarang ayah butuh bantuan saya di toko. Sambil belajar juga jualan emas seperti apa,” tutur pemain 24 tahun itu.
Hamdi memang sudah akrab dengan dunia jualan. Sewaktu masih membela Bali United, ia membuat merek kaus sendiri bernama HMD.
“Masih. Namun, sekarang setop dulu karena banyak faktor. Kalau dulu masih di Bali United banyak waktu bikin itu. Ada waktu buat sampingan. Kalau sekarang sudah dekat sama keluarga. Jadi, waktu lebih banyak dengan keluarga. Lalu, saya juga harus bantu ayah juga,” ujar Hamdi.
Ada dampak positif yang Hamdi rasakan saat bermain di klub kampung halamannya. Selain dekat keluarga, ia juga bisa membantu bisnis keluarga lainnya. Ia membeberkan bahwa selain toko emas, sang istri—Anastasia Malisa—memiliki bisnis jualan salad buah.
“Namun, sekarang warung (salad) tutup. Cuma bisa diantar saja. Makan di tempat tak boleh lagi. Di Aceh sendiri setahu saya ada empat atau lima orang yang positif terjangkit virus corona. Semua isolasi di rumah masing-masing. Ada jam malam juga mulai pukul 08.30 WIB,” kata Hamdi.
Terlepas dari kesibukannya, penyerang Persiraja itu juga amat memerhatikan kondisi kesehatan keluarganya. Ia begitu detail soal makanan dan multivitamin, terlebih buat sang anak—Muhammad Azriel Alfath—yang masih berusia satu tahun.
“Kalau anak yang penting dikasih makanan bergizi. Ada tambahan vitamin. Saya juga mengupayakan tidak keluar rumah jika tidak penting. Lebih baik di rumah saja. Soalnya, anak tidak mau pakai masker. Jadi, kalau harus keluar rumah, biar saya atau istri saja yang pergi,” ujar Hamdi.
---
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
