Kumparan Logo

Newcastle vs Manchester City: Penebusan Dosa di St James' Park

kumparanBOLAverified-green

comment
50
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raheem Sterling merayakan gol bersama Phil Foden (kiri) dan Riyad Mahrez (kanan). Foto: AFP/Paul Ellis
zoom-in-whitePerbesar
Raheem Sterling merayakan gol bersama Phil Foden (kiri) dan Riyad Mahrez (kanan). Foto: AFP/Paul Ellis

29 Januari 2019 jadi salah satu kenangan buruk buat Manchester City. Berniat mengejar defisit angka dari Liverpool, mereka justru terjungkal dalam lawatannya ke St James' Park itu. Di sana City takluk 1-2 dari Newcastle United sang tuan rumah.

Pep Guardiola sebenarnya sempat tersenyum saat Sergio Aguero mencetak gol cepat di menit pertama. Namun, siapa yang menyangka keadaannya jadi berbalik. Newcastle mencetak 2 gol balasan melalui Salomon Rondon dan eksekusi penalti Matt Ritchie.

Yedlin dan Rondon rayakan gol di laga vs Manchester City. Foto: Reuters/Jason Cairnduff

City akan kembali menyambangi St James' Park pada Minggu (30/11). Bukan tak mungkin, lho, kekalahan mereka terulang.

Pasalnya, kemenangan bukan lagi hal yang sering didulang The Citizens. Hanya satu kemenangan yang berhasil mereka raih dalam 4 duel terakhir di lintas kompetisi.

Situasinya makin rumit setelah Sergio Aguero tumbang lantaran cedera. FYI, eks pemain Atletico Madrid itu menjadi produsen gol tertinggi buat City di Premier League.

Nah, ini yang membuat kans City untuk revans berkurang. Terlebih, kini Newcastle makin menjadi lawan yang tricky untuk para personel Big Six.

Para pemain Newcastle United merayakan gol ke gawang Tottenham Hotspur. Foto: Peter Nicholls/Reuters

Tottenham Hotspur dan Manchester United berhasil mereka libas. Makin ciamik karena Fabian Schaer dan kawan-kawan sukses mengukir nirbobol.

Betul kalau Newcastle tumbang dari Arsenal dan Chelsea. Akan tetapi, mereka cuma kalah dengan skor tipis 0-1. Dengan kata lain, skema lima bek yang dicanangkan Steve Bruce terbukti ampuh untuk menangkal tim-tim kuat.

Saat bersua Tottenham di pekan kedua misalnya. Emil Krafth dan Ritchie yang diturunkan sebagai wing-back diplot untuk bermain lebih dalam. Keberadaan lima bek itulah yang kemudian membuat Tottenham gagal memecah kebuntuan.

Pun demikian dengan United yang gagal memaksimalkan peran Marcus Rashford. Alih-alih mencetak gol, topskorer 'Iblis Merah' itu bahkan nihil shoot on target.

Para pemain City merayakan gol Riyad Mahrez (kanan). Foto: REUTERS/Dylan Martinez

Dengan absennya Aguero, nantinya City bakal bertumpu kepada Gabriel Jesus di garda terdepan. Raihan golnya di Premier League memang baru menyentuh angka 3. Torehan assist-nya juga baru sebiji.

Namun, bila menilik menit bermainnya yang baru menyentuh 465, catatan itu tergolong efektif. Bila dirata-rata, Jesus hanya butuh 116,25 menit untuk mencetak gol atau assist.

Riyad Mahrez lebih hebat lagi. Dia mengukir 3 gol dan 3 assist hanya dengan menit tampil sebesar 548. Artinya, eks pemain Leicester City itu cuma butuh satu jam untuk memproduksi gol dan assist.

-----

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.

collection embed figure