Kumparan Logo

PS Tira-Persikabo Usul Kompetisi 2020 Dihentikan, PSSI Diminta Fokus Liga 2021

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alex dos Santos, penyerang Tira-Persikabo, merayakan gol Foto: Dok. Media Tira-Persikabo
zoom-in-whitePerbesar
Alex dos Santos, penyerang Tira-Persikabo, merayakan gol Foto: Dok. Media Tira-Persikabo

Seluruh klub Liga 1 sudah memberikan masukan terkait nasib kompetisi musim 2020. Mayoritas tim (12 klub) menyuarakan liga tahun ini berhenti total.

PS Tira-Persikabo ada di barisan suara mayoritas. Klub berjuluk Laskar Pajajaran itu punya alasannya cukup kuat.

Pihak Tira-Persikabo menilai new normal alias tatanan normal baru saja tidak cukup. Masih ada trauma yang harus diurus.

embed from external kumparan

“Kami memberikan masukan kemarin, Rabu (27/5/2020). Ada wacana gim digelar tanpa penonton, kami tidak setuju itu. Kami meyakini pandemi ini sulit selesai dalam waktu dekat. Pasti akan muncul trauma di masyarakat dan itu tidak sebentar.”

“Jadi, kami mengusulkan setop total. Fokus kesehatan dan keselamatan nyawa dulu dalam waktu dekat,” kata Rhendie Arindra, Direktur Pengembangan Bisnis Tira-Persikabo.

Tak cuma itu, Laskar Pajajaran juga menolak ada turnamen pengganti dalam tahun ini. Rhendie lebih lanjut mengatakan baiknya PSSI fokus mempersipkan musim 2021 saja.

Masih ada waktu lumayan panjang untuk membenahi kualitas kompetisi. Sekaligus, federasi bisa konsentrasi menyiapkan Timnas di segala level yang akan tampil di beberapa ajang.

Alex dos Santos, penyerang Tira-Persikabo, merayakan gol Foto: Dok. Media Tira-Persikabo

“Tira-Persikabo sebetulnya ikut keputusan dari PSSI dan PT LIB. Namun, usulan kami lebih baik fokus untuk musim 2021. Sepertinya bisa dimulai awal tahun depan,” ujar Rhendie saat dihubungi kumparanBOLA, Kamis (28/5/2020).

Dalam rapat virtual klub Liga 1 dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru pada Rabu (27/5/2020), lima klub memilih kompetisi 2020 dilanjutkan dengan beberapa catatan. Sementara satu tim sisanya, yaitu Persipura memilih abstain.

Mutiara Hitam mengikuti keputusan federasi dan operator. Mereka sudah menyiapkan langkah-langkah untuk dua kemungkinan yang ada.

Hasil Rapat virtual PSSI, PT LIB, dan Klub Liga 1

  1. Persiraja Banda Aceh: Kompetisi lanjut.

  2. Borneo FC: Kompetisi lanjut, subsidi naik, dan negosiasi kontrak.

  3. Madura United: Kompetisi setop.

  4. Persebaya: Kompetisi setop.

  5. PSIS: Kompetisi setop.

  6. Persib: Kompetisi lanjut dan negosiasi kontrak.

  7. Bali United: Kompetisi lanjut dan negosiasi kontrak.

  8. PSM: Kompetisi setop dan ada home tournament pengganti.

  9. Barito Putera: Kompetisi setop dan kompetisi format baru (musim berikut).

  10. Persipura: Abstain.

  11. Persita: Kompetisi setop dan ada home tournament pengganti.

  12. PS Tira-Persikabo: Kompetisi setop, kompetisi format baru (musim berikut), subsidi naik, dan negosiasi kontrak.

  13. Persela: Kompetisi setop, ada turnamen pengganti, kompetisi format baru, dan negosiasi kontrak.

  14. Arema FC: Kompetisi lanjut, subsidi naik, dan negosiasi kontrak.

  15. Bhayangkara FC: Kompetisi setop.

  16. Persija: Kompetisi setop, kompetisi format baru (musim berikut), subsidi naik, dan negosiasi kontrak.

  17. Persik: Kompetisi setop dan ada home tournament pengganti.

  18. PSS: Kompetisi setop, kompetisi format baru (musim berikut), turnamen pengganti, dan negosiasi kontrak.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.