PSSI Gelar Emergency Meeting Bahas Nasib Liga 1 yang Dihantam Badai COVID-19
·waktu baca 2 menit

PSSI menggelar Emergency Meeting pada Jumat (4/2) malam untuk membahas kelanjutan Liga 1 2021/22. Hal ini usai banyak tim peserta yang diterpa badai COVID-19.
Sejauh ini, sudah banyak tim-tim Liga 1 yang tak bisa tampil dengan kekuatan penuh karena beberapa pemainnya positif COVID-19. Laga Persib Bandung vs PSM Makassar di pekan ke-22 menjadi salah satu laga yang harus ditunda karena faktor kekurangan pemain, yang mengacu pada Pasal 52 ayat 7 Regulasi BRI Liga 1 2021/22.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menerangkan bahwa PSSI menggelar Emergency Meeting untuk membahas nasib Liga 1. Iriawan berharap, Liga 1 bisa jalan terus agar tak merusak agenda ke depannya.
''Kami masih jalan terus, kami akan melakukan evaluasi. Kami akan Emergency Meeting, nanti disampaikan perkembangannya seperti apa, jalan terus dengan situasi seperti sekarang atau istirahatkan dulu,'' kata Iriawan kepada wartawan, Jumat (4/2).
''Karena tidak mudah memberhentikan kompetisi, efeknya panjang, bisa molor waktu. Yang harusnya Maret selesai, mungkin bisa molor sampai Idul Fitri, sehingga nanti liga [musim] berikutnya tahun depan molor lagi, jadi tidak sesuai kalender AFC atau AFF,'' lanjutnya.
Iriawan mengatakan pihaknya akan segera mengumumkan hasil meeting tersebut. Adapun, pertemuan kali ini akan dihadiri perwakilan PT Liga Indonesia Baru dan beberapa klub Liga 1.
''Mungkin besok akan disampaikan hasil Emergency Meeting malam ini dengan LIB, beberapa direktur [LIB], dengan Waketum [PSSI], Sekjen [PSSI] dan mungkin beberapa manajer klub,'' pungkasnya.
