PSSI Ingin Calon Ketum dan Waketum Dilihat Publik

Rangkaian tahapan menuju Kongres Pemilihan PSSI pada 2 November mendatang sudah dirilis Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).
Tahap pertama, yaitu pendaftaran, dibuka pada 12 September. Rangkaian itu ditutup dengan kampanye pada 31 Oktober.
Kampanye sendiri dikhususkan untuk bakal calon Ketua Umum (Ketum) dan Waketum PSSI. Periode kampanya digelar pada 24 Oktober hingga 31 Oktober.
Nantinya, kampanye bakal dibuka dengan pemaparan visi dan misi di hadapan PSSI. Langkah itu dilakukan untuk menyamakan dengan program federasi.
“KP dan KBP boleh dibilang sebagai event organizer kampanye yang digelar seminggu. Kami meminta bakal calon Ketum dan Waketum PSSI menyampaikan visi dan misi program ke federasi. Soalnya, nanti terlihat apakah calon tersebut cocok atau tidak. Dia harus pas dengan apa yang sudah dan akan dikerjakan PSSI,” kata Syarif Bastaman, Ketua KP, Kamis (12/9/2019).
Satu langkah baru ialah menggelar debat calon Ketum dan Waketum PSSI. Cara tersebut, menurut Syarif, dimaksudkan agar masyarakat pencinta sepak bola Indonesia bisa melihat kelayakan orang baru yang mengisi federasi.
“Jadwal debat publik ini biar masyarakat menilai layak atau tidak calon yang akan menakhodai PSSI. Sepak bola ini bukan cabang olahraga biasa. Cabang ini menyangkut kebanggaan bangsa,” tutur Syarif.
Rangkaian Tahapan Kongres Pemilihan PSSI
Pendaftaran dan verifikasi berkas bakal calon Exco PSSI, 12 September-3 Oktober.
Pemberitahuan kekurangan dokumen, 30 September-6 Oktober.
Kandidat melengkapi kekuarangan dokumen, 1-8 Oktober.
Pengumuman kandidat sementara, 11-13 Oktober.
Waktu banding dan koreksi berkas, 10-16 Oktober.
Pengumuman hasil banding, 18 Oktober.
Pemberitahuan kandidat tetap, 23 Oktober.
