Kumparan Logo

Pujian Tinggi Legenda Inggris untuk Jude Bellingham

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Selebrasi pemain Timnas Inggris Jude Bellingham usai mencetak gol ke gawang Timnas Norwegia pada pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, AS, Sabtu (11/7/2026). Foto: Paul Childs/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi pemain Timnas Inggris Jude Bellingham usai mencetak gol ke gawang Timnas Norwegia pada pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, AS, Sabtu (11/7/2026). Foto: Paul Childs/REUTERS

Jude Bellingham kembali membuktikan mengapa dirinya dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Penampilan gemilang gelandang Real Madrid tersebut bersama Timnas Inggris tak hanya mengantar The Three Lions melaju jauh di Piala Dunia 2026, tetapi juga menuai pujian dari dua legenda sepak bola Inggris, Paul Merson dan Gary Neville.

Menurut Merson, Bellingham memiliki X-factor yang sangat dibutuhkan sebuah tim untuk memenangkan turnamen besar. Ia menilai kesuksesan di kompetisi seperti Piala Dunia bukan hanya ditentukan oleh kekuatan tim secara keseluruhan, melainkan juga oleh kehadiran pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam satu momen penting.

"Tim memenangkan liga, tetapi X-factor memenangkan turnamen," ujar Merson seperti dilansir Sky Sport.

Ia menilai Inggris memiliki dua pemain dengan kualitas tersebut, yakni Jude Bellingham dan Harry Kane.

Catatan Gol Jude Bellingham

Merson menyoroti kecerdasan pergerakan Bellingham pada gol kemenangan saat menghadapi Norwegia. Menurutnya, bukan sekadar penyelesaian akhir yang membuat sang gelandang istimewa, tetapi kemampuan membaca situasi dan bergerak lebih cepat dibanding pemain lain.

Bellingham mencatatkan sejarah sebagai gelandang pertama yang mencetak 6 gol dalam satu turnamen Piala Dunia, sekaligus menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak dua gol secara beruntun di dua laga fase gugur.

Bellingham tercatat menyamai rekor legenda Argentina Diego Maradona (1986) dan sejajar dengan Pelé (1958) sebagai pemain termuda yang mencetak brace di fase gugur secara berturut-turut. Bersama Harry Kane, ia menjadi pasangan Inggris pertama yang mencetak 5 gol lebih di satu edisi turnamen.

Pemain Timnas Norwegia Erling Haaland memeluk pemain Timnas Inggris Jude Bellingham pada pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens, Florida, AS, Sabtu (11/7/2026). Foto: Dylan Martinez/REUTERS

Pujian yang lebih tinggi datang dari Gary Neville. Mantan bek Manchester United itu mengaku merinding melihat pengaruh yang diberikan Bellingham sepanjang turnamen. Menurut Neville, ia belum pernah menyaksikan seorang pemain Inggris mendominasi sebuah turnamen sebesar yang dilakukan Bellingham.

Ia membandingkan penampilan sang gelandang dengan sejumlah legenda seperti Paul Gascoigne, Michael Owen, hingga Wayne Rooney, namun tetap menilai pengaruh Bellingham berada pada level yang berbeda. Neville menegaskan bahwa Bellingham bukan lagi calon bintang masa depan Inggris.

"Ini bukan lagi bintang masa depan Inggris. Dia adalah superstar Inggris saat ini," ungkap Neville.

Timnas Inggris akan menghadapi Argentina pada 16 Juli mendatang untuk memperebutkan tiket ke final Piala Dunia 2026. Laga tersebut diprediksi akan berlangsung panas mengingat rivalitas kedua tim selama beberapa dekade terakhir.