Rapat Darurat PSSI dan PT LIB: Tunggu Pemerintah untuk Gulirkan Kompetisi Lagi

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 dan Liga 2 menggelar rapat darurat dengan PSSI pada Senin (16/3/2020) di Hotel Fairmont, Jakarta. Alih-alih membahas nasib kompetisi, pertemuan tersebut hanya menyamakan persepsi dengan para klub kontestan.
Manajer klub Liga 1 dan Liga 2 diminta memberi tanggapan terkait pemberhentian liga sementara karena pencegahan penyebaran virus corona.
“Kami (PSSI) bersama PT LIB mengadakan rapat menyikapi arahan Pak Presiden berkaitan semua kegiatan yang ada mengumpulkan massa untuk diberhentikan. Hari ini kami mengumpulkan para manajer untuk menyamakan persepsi kembali. Setelah berkomunikasi, mereka sudah tidak ada masalah,” tutur Mochamad Iriawan, Ketua Umum PSSI.
Lebih lanjut Iriawan belum memastikan kapan kompetisi bisa bergulir kembali. Ia menegaskan bahwa PSSI dan PT LIB mengikuti semua keputusan pemerintah.
“Ini secara formal kami mengumpulkan para manajer. Kapan liga bergulir lagi? Kami menunggu perkembangan. Yang jelas dua minggu ke depan Liga 1 dan Liga 2 akan setop. Kami melihat perkembangan dari pemerintah. Kalau pemerintah sudah memberikan surat kepada kami (untuk menggulirkan liga), kami akan melakukan,” ujar Iriawan.
Setelah rapat darurat ini, PSSI meminta PT LIB untuk mengomunikasikan persoalan kompetisi kepada pihak kepolisian.
Selain itu, federasi mengimbau para pesepak bola yang libur untuk tetap menjaga kebugaran. Meski tak bermain, pemain kudu tetap berlatih pribadi.
“Kami sudah menyampaikan agar semua (pemain) istirahat. Mereka bisa lari-lari pagi untuk penyegaran. Namun, jangan sampai ada interaksi atau berada di kerumunan massa karena itu tidak diperbolehkan,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Terlepas dari penghentian sementara kompetisi, PSSI ternyata belum mendengar kabar asisten pelatih Barito Putera, Yunan Helmi, dalam perawatan akibat dugaan terinfeksi virus corona. Kendati demikian, dalam waktu dekat federasi menginstruksikan PT LIB untuk memantau perkembangan Yunan.
“Kami memang belum dapat kabar dari Barito Putera. Kami akan dalami itu. Direktur Utama PT LIB—Cucu Sumantri—akan segera berkomunikasi dengan Barito Putera,” ujar Iriawan.
