kumparan
29 November 2018 23:01

Rasa Malu dan Optimisme Everton Jelang Derbi Merseyside

Seamus Coleman
Ekspresi bangga kapten Everton, Seamus Coleman. (Foto: Reuters/Jon Super)
Dua derbi akbar akan mewarnai Premier League pekan ke-14. Di London, Arsenal dan Tottenham Hotspur akan bentrok. Kemenangan atas Tottenham akan membawa Arsenal masuk ke empat besar klasemen. Sementara, di belahan Inggris utara, akan terselenggara Derbi Merseyside antara tuan rumah Liverpool dan Everton.
ADVERTISEMENT
Bagi Everton, Derbi Merseyside sudah menjadi sebuah kutukan. Terakhir kali klub beralias The Toffees ini memenangi laga derbi adalah pada 2010. Sementara, terakhir kali mereka menang atas Liverpool di Anfield adalah ketika almanak masih menunjukkan tahun 1999 lewat gol tunggal Kevin Campbell.
Kapten tim Seamus Coleman mengakui bahwa rekor derbi Everton benar-benar memalukan. Sembari mengingat derbi terakhir yang dimenangi Everton, Coleman mengajak rekan-rekannya untuk bangkit dan menujukkan kemampuan mereka sebenarnya di lapangan.
"Mikel [Arteta] dan Tim Cahill yang mencetak gol ketika itu. Aku masih ingat betul kejadian itu. Pertandingan berjalan menarik dan atmosfer di stadion (Goodison Park) begitu menyenangkan. Fakta bahwa itu adalah kali terakhir kami mengalahkan mereka betul-betul memalukan. Aku tidak mau mengulang-ulang hal yang sama, tetapi kami semua harus menunjukkan kemampuan di atas lapangan," kata Coleman dilansir Liverpool Echo.
ADVERTISEMENT
Saat ini Everton punya capaian yang cukup baik di Premier League. Mereka duduk di peringkat enam dengan 22 poin hasil 6 kali menang, 4 kali imbang, dan 3 kali kalah. Anak-anak asuh Marco Silva ini juga sedang dalam tren apik di mana mereka belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir. Hal-hal inilah yang lantas membuat pemain senior lain, Gylfi Sigurdsson, merasa optimistis.
Gylfi Sigurdsson
Sigurdsson melakukan selebrasi untuk gol kemenangannya ke gawang Cardiff City. (Foto: Reuters/Ed Sykes)
"Kupikir anak-anak sudah memikirkan derbi sejak awal musim dan kepercayaan diri mereka terus meningkat seiring dengan penampilan yang telah kami tunjukkan dalam dua bulan terakhir. Kami sedang bagus-bagusnya dan meski kami tidak menunjukkan penampilan terbaik kami tetap bisa menang," kata Sigurdsson seperti termaktub dalam laman resmi klub.
ADVERTISEMENT
Pada laga terakhir Everton berhasil mengalahkan Cardiff City dengan skor 1-0. Sebelum itu mereka juga sudah sukses menahan imbang Chelsea tanpa gol di Stamford Bridge. Performa kala menghadapi Chelsea itulah yang dijadikan motivasi oleh Sigurdsson. "Dari sanalah kami membangun rasa percaya diri kami," katanya.
Namun, target Everton jelas tidak akan mudah tercapai. Liverpool memang baru saja dikalahkan Paris Saint-Germain 1-2 di Liga Champions, tetapi di Premier League mereka belum terkalahkan. Saat ini Liverpool masih nyaman di urutan dua klasemen dengan koleksi 33 poin, tertinggal dua angka dari Manchester City yang ada di puncak.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan